HETANEWS

Terdakwa Narkotika Divonis 3 Tahun, Jaksa Banding

Terdakwa Zen saat digiring petugas keluar usai divonis 3 tahun, di PN Simalungun. (foto/ayu)

Simalungun, hetanews.com - Majelis hakim, Roziyanti, Justiar Ronald dan Melinda Aritonang, menjatuhkan vonis 3 tahun penjara terhadap terdakwa  Zen Pahri Harahap (25), warga Pasar Bawah, Kelurahan Serbelawan, di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Rabu (7/3/2018).

Atas vonis tersebut, jaksa Dedi Chandra Sihombing akan mengajukan banding. Karena sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut pidana penjara selama 7 tahun denda Rp 800 juta subsider 1 tahun penjara.

Majelis hakim tidak sependapat dengan jaksa yang mempersalahkan terdakwa dengan pasal 112 (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Hakim mempersalahkan terdakwa dengan pasal 127 (1) huruf a UU Nomor 35 Tahun 2009.

Hakim sependapat dengan nota pembelaan (pledoi) yang disampaikan pengacara, Antoni Sumihar Purba, terdakwa sebagai pengguna narkotika.

Terungkap di persidangan, terdakwa ditangkap petugas saat sedang merakit alat hisap, bersama Imam (DPO), pada Senin, 14 Agustus 2017 lalu sekira pukul  20.0 WIB.

Malam itu, di belakang rumah Nini, di Nagori Bandar Selamat, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, terdakwa bermaksud hendak menggunakan sabu bersama Imam.

Tapi Imam berhasil melarikan diri, sedangkan terdakwa ditangkap anggota Polsek Serbelawan dengan barang bukti, sepaket sabu seberat 0,12 gràm dan bong. Zen mengaku membeli sabu dari Bayu Prasetyo.

Namun uang yang digunakan adalah milik Imam karena terdakwa tidak punya uang, tapi dirinya yang membeli. Terdakwa didampingi pengacara, Antoni Sumihar Purba, menyatakan menerima vonis tersebut.

Penulis: ay. Editor: gun.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.