HETANEWS

Ini Identitas Wanita Tua yang Ditemukan di Pinggiran Sungai Jembatan Marimbun

Cucu nenek Mardiana ketika menjaga neneknya, di ruangan Dahlia. (foto/res)

Siantar, hetanews.com - Terkuak sudah identitas wanita tua yang ditemukan, di pinggiran sungai jembatan Simalungun, Kampung Lumban Binanga, Jalan Parapat, Kelurahan Marimbun, Kecamatan Siantar Marimbun, pada Senin (5/3/2018) lalu. 

Wanita tua itu, bernama Mardiana boru Siregar yang tinggal di Jalan Nagur, Gang Kresek, Kelurahan Martoba, Kecamatan Siantar Utara. 

Hal itu langsung disampaikan cucunya bernama Diki Eka Bayu yang sedang menunggu neneknya  di salah satu ruangan Dahlia, RSUD Djasamen Saragih. 

Diki mengatakan, kalau neneknya itu sudah lama stres dan tidak pernah pulang ke rumah.

"Nenek sudah lama stres bang, jadi nenek gak pernah pulang ke rumah. Kalau pun pulang ke rumah di Jalan Nagur itu, selalu diusir sama anaknya Mawar," kata Diki saat berada di ruangan Dahlia RSUD Djasamen Sargih, Rabu (7/3/2018), sekira pukul 13.00 WIB. 

Cucunya yang tinggal bersama orang tuanya, di Jalan Nagahuta Batu 3, Kabupaten Simalungun ini pun mengatakan, kalau anaknya Mawar juga mempunyai penyakit yang sama dengan neneknya. 

Baca Juga: Wanita Tua Tanpa Identitas Tergeletak di Pinggiran Sungai Jembatan Marimbun

"Nenek pernah pulang ke rumah yang di Jalan Nagur, tapi selalu diusir sama si Mawar. Karena Mawar juga mengalami stres, kalau nenek pulang selalu ditutup pintunya,"ungkapnya sembari tersenyum. 

Saat ditanya, kenapa orang tua Diki tidak merawat neneknya yang sudah stres itu, Diki mengatakan, kalau sebelumnya di tahun 2017, neneknya pernah dirawat dengan orang tuanya Diki diketahui bernama Junaidi. 

"Pernahnya bang kami merawatnya, tapi dia mengambil ubi dari belakang rumah. Dipikirnya ubi yang diambil itu milik kami. Keluarga kami pun mengetahui nenek berada di rumah sakit ini karena ada warga yang ngasih tau sewaktu melihat foto-foto di akun sosmed," tuturnya. 

Terkait hal itu, Kapolsek Siantar Marihat, AKP Rudi Lapian, membenarkan kalau keluarganya sudah datang ke rumah sakit untuk melihat orang tuanya. 

"Keluarganya sudah datang, dan nenek itu juga sudah sadarkan diri. Namun belum dapat dibawa pulang oleh keluarga karena kondisi nenek itu masih lemah," pungkas AKP Rudi.

Penulis: res. Editor: gun.