HETANEWS

Pansel Perekrutan Pegawai RSUD Bantah Adanya Tenaga Magang Titipan

Pertemuan antara pihak Pemko Siantar dengan tenaga magang RSUD Djasamen Saragih. (foto/hug)

Siantar, hetanews.com - Ketua Panitia Seleksi (Pansel) perekrutan pegawai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Djasamen Saragih, Roni Sinaga membenarkan adanya 4 orang tenaga magang yang baru di rumah sakit milik Pemko Siantar tersebut.

Namun dirinya membantah, jika keempat tenaga magang itu adalah 'titipan'.

Roni menjelaskan, diterimanya tenaga magang itu untuk menyisip kekosongan tenaga kerja di bidang tertentu. Kebijakan ini dilakukan melihat perlunya kompetensi tenaga ahli dalam bidangnya. Keempat tenaga magang itu mulai  bekerja di rumah sakit berkisar 2 bulan lalu.

"Sebenarnya ada 5 orang tenaga magang yang kita pekerjakan. Satu lagi mengundurkan diri alasanya memilih pekerjaan lain," papar Roni saat ditemui di Ruangan Lotus Tata Usaha RSUD Djasamen Saragih, Rabu (7/8/2018).

Lanjutnya, yang diterima sebagai tenaga magang itu dipekerjakan di Bagian Gizi yaitu juru masak dan supir. Menurut Roni, itu butuh keahlian khusus. Karena, tidak ada satu pun tenaga magang di RSUD lulusan tata boga.

"Misalnya lagi, gak mungkin kan tenaga magang kita misalnya bidan jadi supir. Sebenarnya bisa-bisa saja, kalau ada yang mau," sebut Roni.

Oleh sebab itu, dirinya pun mempekerjakan keempat tenaga magang tersebut.  Roni, menambahkan, kendati keempat tenaga magang itu baru dipekerjakan, tidak serta merta diutamakan dalam perekrutan pegawai.

"Saya bilang sama mereka, meski tenaga magang baru, kalau mau melamar masuk dalam kategori pelamar umum. Saya tegaskan seperti itu," kata Wakil Direktur III ini.

Roni menuturkan, untuk meningkatkan pelayanan di rumah sakit plat merah tersebut, pihaknya akan meningkatkan mutu dengan melakukan seleksi. Sementara dalam perekrutan pegawai yang tengah direncanakan, saat ini pihaknya terpaksa mengundur jadwal yang sudah ditentukan.

"Sebenarnya sudah harus kita selenggarakan. Tapi karena ada persoalan-persoalan lain, jadi kita mengulur waktu selama 5 hari. Ini kita sedang rapatkan penjadwalannya. Kalau untuk pengumumnya akan diumumkan di website Pemko Siantar," ujarnya.

Penulis: gee. Editor: aan.