Simalungun, hetanews.com - Sempat menghilang alias kabur selama 8 hari, Rita Haryati Siregar, buruan Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Simalungun, Jumat (2/3/2018), sekira pukul 10.30 WIB, berhasil diringkus, tak jauh dari rumahnya, di Jalan Lokomotif, Kelurahan Melayu, Kecamatan Siantar Utara, Kota Siantar.

Sebagaimana diketahui, Sat Narkoba Polres Simalungun, Kamis (22/2/2018) menggerebek rumah terduga bandar sabu tersebut. Namun setelah menyadari datangnya petugas, terduga (Rita Haryati Siregar) sempat meloloskan diri, setelah melompat dari jendela rumah miliknya tersebut.

Kapolres Simalungun, AKBP Marudut Liberty Panjaitan, melalui Kasat Narkoba Polres Simalungun, AKP Marnaek Ritonga, Jumat (2/3/2018), membenarkan terduga bandar sabu ini sudah diamankan dan masih dalam pengembangan.

"Iya, tadi siang kita amankan dari rumah salah satu warga, di Jalan Lokomotif, Kelurahan Melayu, Kecamatan Siantar Utara. Tak jauh dari rumahnya," ucap Marnaek dan menambahkan, bahwa kasus itu masih dalam pengembangan mengingat suaminya, R Saragih turut kabur dari jendela.

Pantauan wartawan, Rita Haryati Siregar tampak berada di ruang penyidik Sat Narkoba dengan memakai baju hitam dan celana ponggol warna coklat pekat.

Rita, dibawa ke Aspol (Asrama Polisi) Jalan Sangnaualuh, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur, Kota Siantar.

"Kita masih akan melakukan pengembangan. Untuk mendudukan perkaranya. Karena sampai saat ini masih belum mengakui, walau telah dilakukan test dan positif. Itu haknya, kami akan mempertemukan dengan David Simangunsong yang lebih dulu kami amankan," jelas perwira tiga balok ini.

Papar Marnaek, penggerebekan itu berawal dari tertangkapnya, David Simangunsong, warga Dolok Baringin, Kecamatan Siantar Marihat, Kota Siantat. David diamankan pihaknya dari komplek perumahan Bass, di Nagori Siantar Estate, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun.

Lihat Juga: Ini Foto Sat Narkoba Simalungun Gerebek Rumah Terduga Bandar Sabu di Jalan Cokroaminoto

Darinya, ditemukan sebuah plastik klip putih diduga berisikan narkotika sabu. Lalu, kepada personil Sat Narkoba, David 'nyanyi' dengan mengaku memperoleh sabu tersebut dari Rita. Sementara rumah Rita telah dipasangi police line.

Ditemukan barang bukti, berupa 1 bungkus plastik klip sedang berisi 8 bungkus plastik klip sedang diduga berisi narkotika jenis sabu. Selain itu, turut juga disita sebagian barang-barang dari rumah Rita yang diduga berkaitan dengan peredaran narkotika.

Selanjutnya, juga ditemukan satu bungkus plastik klip besar berisikan 4 bungkus plastik klip kecil diduga narkotika jenis sabu, 1 bungkus plastik klip besar yang berisikan 6 bungkus plastik kosong.

Kemudian, ditemukan juga 2 unit mobil dan 1 unit sepeda motor milik Rita. Serta mengamankan satu unit mobil milik H, merupakan adik dari Rita yang turut kabur ketika akan digerebek.

Lalu, dari dalam mobil merk KIA nomor polisi (nopol) BK 1811 GA, ditemukan 1 bungkus plastik klip besar berisikan 5 bungkus plastik klip sedang yang berisikan narkotika jenis sabu dan 11 bungkus plastik klip kosong.