Siantar, hetanews.com - Warga heboh! Seorang pria tewas seketika pasca ditabrak 'ular besi', di perlintasan kereta api, di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Asuhan, Kecamatan Siantar Timur, sekira pukul 18.00 WIB, Jumat (2/3/2018).

Saksi mata saat di lokasi kepada wartawan mengatakan, pria yang diduga mengalami gangguan jiwa itu, diketahui bernama Justri Sianipar (34), pria lajang beralamat di Jalan Makmur, Kelurahan yang sama. 

Sebelum ditabrak, saksi mengaku sempat melarang korban agar menjauhi rel.

"Sudah kularang tadi dia, kubilang 'ito jangan duduk disitu, kereta udah mau lewat'. Tapi dia hanya menganggukkan kepalanya daja," ujarnya di lokasi.

"Memang ada stresnya, tapi masih bisa diajak ngomong lah. Kalau masalah bunuh diri gak tau pasti lah, karena masih simpang siur," tambahnya.

Imformasi yang dihimpun, Justri ditabrak kereta api yang membawa penumpang jurusan Medan menuju Siantar. Korban tewas seketika.

Beberapa warga lainnya mengatakan, tak hanya ditabrak, korban juga terseret yang diperkirakan mencapai 20 meter.

"Iya, terseret. Lumayan jauh, mungkin sejauh 20 meter," ungkap warga.

Kejadian itu pun turut memantik perhatian warga sekitar. Tanpa aba-aba, puluhan warga langsung menyemuti lokasi kejadian. Salah seorang pria, bernama Jonathan, diketahui abang korban tampak berteriak, menangisi jasad adiknya.

Pantauan di lokasi, sekujur tubuh korban tampak berlumuran darah. Bagian kepala korban remuk dan tangan kiri nyaris putus, akibat peristiwa itu.

Petugas Kepolisian dan petugas kereta api yang tiba di lokasi, tak lama kemudian membawa jasad korban ke instalasi forensik milik RSUD Djasamen Saragih untuk dibersihkan.