Simalungun, hetanews.com - Jaksa Nova Miranda menuntut terdakwa Julpan Simanjuntak alias Ijul (38) dengan pidana penjara selama 4,5 tahun dan temannya Lasrikardo Siahaan alias Kardo (37) selama 4 tahun disidang Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Kamis (1/3/2018).

Keduanya telah terbukti melakukan pencurian perhiasan di rumah saksi korban Robbi Simaremare di Gurgur Sawah I Nagori Simpang Pane.

Perbuatan itu dilakukan kedua terdakwa pada Kamis, 25 Mei 2017 sekira pukul.11.00 WIB. Siang itu keduanya warga Nagori Panei tersebut mengendarai sepeda motor Honda Verza dan bermaksud hendak memanen cabai.

Saat melintasi rumah Robbi yang masih bertetangga dengan kedua terdakwa dalam keadaan kosong, Julpan memanjat tembok kamar mandi dan merusak dinding lalu masuk ke kamar. Julpan berhasil membawa kabur sejumlah perhiasan emas dan berlian berupa cincin, anting, kalung dan gelang serta uang tunai sebesar Rp 800 ribu.

Julpan hanya menunjukkan cincin hasil curiannya kepada terdakwa Kardo. Lalu cincin tersebut ditawarkan kepada Toras Sianipar (DPO) dan dijual ke Pasar Horas seharga Rp 3.700.000.

Toras diberi upah Rp 700 ribu dan Kardo mendapat Rp.1.200.000. Sedangkan sisanya digunakan Julpan untuk makan dan minum serta membeli pakaian dan ongkos ke Palembang.

Sisa hasil curian dijual Julpan di Palembang dan habis untuk biaya hidup selama di sana. Akibat perbuatan para terdakwa, korban mengalami kerugian Rp 20.800.000. Terdakwa dipersalahkan jaksa melanggar pasal 363 (1) ke 4 dan 5e KUHP.

Kedua terdakwa di depan majelis hakim Roziyanti, Justiar dan Melinda memohon keringanan hukuman dengan alasan menyesal. Untuk pembacaan vonis, persidangan ditunda hingga Kamis mendatang.