Karo, hetanews.com - Masih banyak orang yang memandang remeh dengan tanaman ubi jalar merah atau sweet potatoes (ipomoea batatas). Padahal ubi yang satu ini mengandung beragam zat gizi yang sangat baik bagi tubuh.

Tumbuhan yang merambat ini akan dibudidayakan di Kabupaten Karo karena sangat menguntungkan sebagai salah satu peluang usaha.

Hal ini disampaikan Bupati Karo terkelin Brahman saat menghadiri diskusi Persadaan Purba Ras Anak Beruna se Jabotabek sekitarnya, Kamis (1/3/2018) sekira pukul 16.00 WIB di Hotel Sinabung Berastagi.

Dikatakannya, Persadaan Purba Ras Anak Beruna se Jabotabek ingin membantu petani di Kabupaten Karo dengan menggalakkan menanam ubi jalar. Dan untuk mengetahui keuntungan dalam menanam ubi jalar, dipersilahkan berkoordinasi dengan Persadaan Purba Mergana Ras Anak Beruna. Koordinasi ini bertujuan agar dibuat Mou harga, sistem penanaman hingga pengadaan bibit.

“Terkait usulan Persadaan Purba Mergana untuk membangun pabrik sweet potatoes di Karo, Pemkab akan membantu mencari lahannya. Kita juga berterima kasih atas kesediaan menanam modal yang begitu besar demi kemajuan Tanah Karo kedepannya,” ujar Bupati didampingi Kepala Bappeda Nasib Sianturi, Kadis Pertanian Sarjana, Kadis PUPR, Paten Purba, Kepala DPMD Abel Tarawai Tarigan, Kabag Perekonomian Topan Daniel Ginting dan Dirut PDAM Tirta Malem Arvino Nasution.

Di sela-sela diskusi, Ketua Persadaan Purba Ras Anak Beruna se Jabotabek, Setia Purba mengatakan, pemberdayaan petani atau pemilik lahan pertanian belum menjadi prioritas pemerintah. Karena baru disentuh dengan bantuan berupa ‘subsidi pupuk’. Sehingga kehidupan petani masih jauh dari kehidupan yang layak. Untuk itu dibutukan pioner-pioner yang kreatif agar dapat memanfaatkan lahan pertaniannya.

“Luas lahan yang terbatas kita manfaatkan agar bisa memproduksi hasil pertanian sebagai bahan baku industri khusus. Sehingga hasil pertanian terjamin. Contohnya petani kepala sawit yang menggunakan modal sendiri tanpa bantuan pemerintah. Tapi harga pasar kelapa sawit ada jaminannya dan amat sulit berspekulasi,” tandas Setia didampingi Penasehat Ketua Persadaan Purba Ras Anak Beruna se Jabotabek Majek Brahmana, Sekretaris Umum, Jaya Purba, Bendahara Umum, Josep Purba dan Sekretaris 2 Ari Purba.

Ia menambahkan, Persadaan Purba Mergana Ras Anak Beru se Jabotabek ingin membangun industri kecil berupa pabrik sweet potatoes starch. Jika terealisasi tentunya membutuhkan sweet potatoes (ubi jalar) untuk dijadikan starch (tepung) sebagai makanan dalam kategori green food dengan kadar Fat dan Kolestrol yang sangat sangat rendah.

Sementara Iwan Purba selaku perwakilan wilayah Tanah Karo menambahkan, jika para petani yang ingin berkonsultasi terkait cara budidaya dan pemasarannya silahkan menghubungi dirinya. “Hubungi aja saya di nomor 082160616888 , nanti akan saya jelaskan semuanya,” imbuh Iwan.