HETANEWS.COM

KPPBC Tipe Madya Pabean C Siantar Gelar Pencanangan Zona Integritas

Kepala Kantor KPPBC Siantar, Muhamad Gunawan Sani foto bersama undangan yang hadir seusai acara pencanangan Zona Integritas. (foto/pranoto)

Siantar, hetanews.com- Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) tipe Madya Pabean C Siantar, melakukan pencanangan Zona Integritas (ZI), pada Selasa (27/2/2018).

Pencanangan ZI dilakukan guna menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) dengan mengacu kepada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negra dan Reformasi Birokrasi (Permenpan RB) No 52 Tahun 2014.

Dalam sambutannya, kepala kantor KPPBC, Muhamad Gunawan Sani mengatakan, dalam rangka mengakselerasi pencapaian sasaran reformasi birokrasi, perlu melaksanakan program reformasi birokrasi pada unit kerja melalui upaya pembangunan ZI.

"Grand design yang tertuang dalam Peraturan Presiden No 81 Tahun 2010, memiliki 3 target sasaran hasil utama, yaitu peningkatan kapasitas dan akuntabilitas organisasi, pemerintah yang bersih dan bebas KKN, serta peningkatan pelayanan publik,"papar Gunawan.

Masih kata Gunawan, dirinya mengajak seluruh elemen termasuk stake holder terkait, untuk berperan aktif dalam mensukseskan pencanangan ZI, di wilayah pengawasan dan pelayanan KPPBC Siantar, yang meliputi Kota Siantar, Kabupaten Simalungun, Kabupaten Toba Samosir, Kabupaten Dairi, Kabupaten Karo, Kabupaten Pak Pak Barat, dan Kabupaten Samosir.

"Saat ini kita melakukan pengawasan dan pelayanan di 7 kabupaten/kota. Dan ini merupakan suatu kepercayaan yang patut kita apresiasi bersama, dengan mengedepankan prinsip WBK dan WBBM," ujarnya.

Sementara itu, Oza Olavia yang juga menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai Sumatera Utara, menegaskan pencanangan ZI, di lingkungan Kementerian Keuangan dan instansi Direktorat Jenderal Pajak dan Bea Cukai, bukanlah hal yang baru. 

"Sejak tahun 2007 silam Kementerian Keuangan telah mencanangkan ZI, kemudian diperkuat kembali pada tahun 2016 sebagai upaya pelaksanaan amanah Perpres 81 tahun 2010," pungkasnya.

Oza menambahkan, target penerimaan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun 2018 sejumlah Rp 194,1 Triliun, dan untuk provinsi Sumatera Utara mendapat target sekitar Rp 2 Triliun.

"Target APBN tahun ini mencapai 194,1 triliun, dan untuk Sumut sekitar 2 triliun nan. Perlu kita ketahui bahwa 30 % capaian APBN, berasal dari Kementerian Keuangan dan Direktorat Jenderal Pajak dan Bea Cukai," kata Oza.

Selain dihadiri oleh Kepala Kantor Direktorat Jenderal Bea Cukai Sumut, acara tersebut juga dihadiri perwakilan Direktorat Kepatuhan Internal, mitra kerja yang terdiri dari instansi Pemerintah pusat dan daerah, BUMN dan pengguna jasa KPPBC Tipe Madya Pabean C Siantar.

Acara ditutup dengan penandatangan komitmen ZI oleh Kepala KPPBC Siantar, beserta perwakilan undangan yang hadir.

Penulis: tim. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan