Karo, hetanews.com - Masih ingat dengan relawan Beider Sinabung, Harpenas Surbakti (45), warga Desa Payung, Kecamatan Payung yang terjatuh dan hanyut, Kamis (18/5/2017) lalu, di sungai Lau Nggalam, di Desa Kutamale, Kecamatan Kutabuluh saat ikut melakukan pencarian korban yang hanyut.

Bapak tiga anak ini terpeleset saat menuruni tebing dan jatuh ke sungai. Ia ditemukan, Sabtu (20/5/2017) lalu, dalam keadaan sudah meninggal dunia, di sungai PLTA  PT WEP Desa Rih Tengah, Kecamatan Kutabuluh.

Dengan adanya kecelakaan kerja, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan wilayah Karo, Senin (26/2/2018), di halaman Kantor Bupati, usai apel gabungan  menyerahkan santunan kematian kecelakaan kerja, kepada ahli waris alm Harpenas Surbakti.

Dimana, almarhum juga merupakan salah satu Pegawai Honorer BPBD Karo yang meninggal saat menjalankan tugas.

“Kita ikut berbelasungkawa dan mengucapkan turut berduka cita sedalam- dalamnya. Semoga almarhum diterima di sisi Tuhan. Kami juga menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada keluarga. Karena almarhum wafat saat sedang melaksanakan tugas negara dan kemanusiaan yang sangat penting,”ujar Bupati Karo, Terkelin Brahmana, melalui Asisten II Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab, Suang Karo-Karo.

Dikatakannya, pemberian santunan ini diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Cabang Perintis BPJS Ketenagakerjaan  wilayah Karo, Sanco Manulang.

Adapun besar santunan kematian yang diberikan sebesar Rp. 126.636.150. Yang mana Pemkab Karo, menyambut baik dan memberikan apresiasi kepada BPJS Ketenagakerjaan yang berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Hal ini terwujud dengan terbitnya peraturan Bupati Karo No. 24 Tahun 2016 tentang kewajiban kepersertaan jaminan sosial di Kabupaten Karo. Bupati menghimbau agar semua pihak, mulai dari perangkat Desa, Guru Honorer, Petani dan Pedagang serta seluruh masyarakat agar mendaftarkan diri dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan, “ujarnya mewakili Bupati.