HETANEWS.COM
CITIZEN JOURNALISM

Evi Berharap Orang Tua yang Anaknya Menderita Kanker Jangan Berputus Asa

Ketua YKI Sumut, Evi Diana Erry Nuradi bersama salah seorang anak penderita kanker. (foto/ardiansyah)

Medan, hetanews.com-  Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Sumatera Utara, Evi Diana Erry Nuradi menyebutkan, para orang tua yang anaknya menderita penyakit kanker jangan berputus asa dan tetap memiliki semangat yang tinggi untuk mengatasi penyakit tersebut.

“Kanker masih bisa disembuhkan. Begitu anak memiliki gejala awal, langsung datang ke rumah sakit," kata Evi usai menghadiri peringatan Hari Kanker Anak se Dunia, sekaligus merayakan HUT ke 12 Yayasan Onkologi Anak Medan (YOAM) di Dusun Kreatif Mariendal di Jalan Leman Harahap Gang Viola/Nabila Desa III B, Desa Mariendal Satu, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deliserdang, Minggu (25/2/2018).

Evi berharap, pencegahan penyakit kanker sejak dini mutlak diperlukan.  "Mari kita bersama-sama terus mensosialisasikan penyakit kanker ini kepada masyarakat luas. Kita harus membiasakan diri dengan pola hidup yang sehat," ujarnya.

Hal senada disampaikan Ketua YOAM, Rizanul Arifin. "Intinya kanker itu bisa sembuh. Syaratnya kita harus datang ke rumah sakit dalam kondisi stadium awal," sebutnya.

Karenanya, kanker itu bukan suatu hal yang harus ditakuti, meski memang harus diakui saat ini masih menakutkan. 

Foto bersama pada peringatan Hari Kanker Anak se Dunia dan HUT ke 12 Yayasan Onkologi Anak Medan.  (foto/ardiansyah)

Hal itu telah dibuktikan, dengan sembuhnya beberapa orang anak penderita kanker, yang kini tergabung dalam Cancer Boster Community (CBC) di bawah naungan YOAM.

Pakar onkologi anak dari Universitas Sumatra Utara (USU) yang juga tim pakar onkologi Rumah Sakit Umum Pusat Adam Malik, Bidasari Lubis mengatakan, beberapa kanker bahkan bisa dideteksi sejak bayi belum lahir. Karenanya, dukungan orangtua dan lingkungan sangat mempengaruhi kualitas hidup anak penderita kanker.

Namun Bidasari mengatakan, umumnya pasien kanker yang datang berobat sudah stadium lanjut. Ia berharap, tenaga medik di layanan primer dapat merujuk pasien dengan kondisi lebih awal.

"Kondisi awal kanker pada anak bisa kita lihat. Untuk leukemia misalnya, anak biasanya demam tidak sembuh-sembuh, nyeri tulang, adanya perdarahan dan pucat. Jika begini, sebaiknya segera dirujuk ke fasilitas kesehatan yang memiliki spesialis anaknya," sebut Bidasari

Penulis: ardiansyah. Editor: aan.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan