HETANEWS

Tinjau Pertanian Humbahas, Bupati Roadshow Kunjungi Petani

Bupati Dosmar Banjarnahor dan rombongan saat memanen tanaman jagung. (foto/trendy)

Humbahas, hetanews.com - Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas) Dosmar Banjarnahor selalu keliling dan turun ke lahan pertanian untuk mengetahui perkembangan percepatan perluasan areal tanaman jagung. 

Kehadirannya di lahan pertanian bukan hanya memberikan semangat dan motivasi tapi selalu ikut berperan aktif. Ketika petani yang tergabung dalam kelompok tani (poktan)  menanam jagung, Bupati ikut juga. Ketika panen, Bupati ikut memanen bersama-sama dengan warga.

Setiap ke lapangan, ternyata Dosmar sudah mempersiapkan sepatu boot dan topi di mobil dinas. Saat pertemuan pun, Dosmar lebih senang dan santai duduk di tikar bersama-sama dengan masyarakat, sehingga hubungan rasa kekeluargaan. Saat menanam jagung ataupun panen, Bupati selalu berbincang-bincang dengan petani mengenai percepatan penanaman jagung.

Mengetahui perkembangan percepatan perluasan jagung itu, Selasa (20/2/2018) lalu, Bupati bersama beberapa pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mendatangi poktan di Desa Sosor Tolong Sihite III, Kecamatan Doloksanggul. 

Di desa itu, Bupati menyampaikan kepada petani agar lahan yang selama ini tidak difungsikan atau lahan tidur supaya dikelola untuk lahan pertanian. Kalau butuh alat-alat mesin pertanian supaya menggunakan milik Pemkab Humbahas.

Pemkab Humbahas melalui Dinas Pertanian (Distan) sudah menyiapkan alat-alat mesin pertanian untuk membantu para petani. Silahkan dilapor ke PPS, berapa luas lahan yang diolah. Sehingga PPS membuat jadwal supaya alat berat didatangkan. Karena alat-alat yang tidak maksimal di tempat lain bisa dipindahkan.

Ada 3 poktan yang didatangi Dosmar di desa itu. Pertama Poktan PD Perjuangan yang diketuai Jainar Simbolon. Di Desa Sosor Tolong Sihite III direncanakan  akan membuka lahan pertanian khusus jagung 100 hektar.

Jainer Simbolon kepada Bupati mengucapkan terima kasih atas perhatian Pemkab Humbahas kepada petani. Menurutnya, dengan adanya program penanaman jagung dilengkapi dengan alat-alat mesin petanian, masyarakat bertambah semangat dalam bercocok tanam.

 Kunjungan kedua, Bupati mendatangi Poktan Gabema diketuai Beres Sihite. Dalam kunjungan itu, Beres Sihite mengatakan, bahwa pihaknya sudah menanam jagung seluas 1 hektar dan dalam waktu dekat akan panen. Ini dilakukan guna mendukung program pemerintah.

Selanjutnya bupati menjumpai Poktan Keluarga Harapan. Kelompok  yang diketuai Rahel Sihite menyampaikan, bahwa selama ini sudah melakukan penanaman jagung dengan sistem tumpang sari. 

Di 3 poktan itu, Bupati menghimbau agar para petani lebih serius lagi bercocok tanam. Kalau ada kendala di lapangan agar disampaikan kepada PPS dan PPL.

Tanpa mengenal lelah, Bupati bersama rombongan bergerak menuju Desa Hutajulu dan Desa Parsingguran II Kecamatan Pollung dengan tujuan yang sama. Di kedua desa itu, Dosmar memberikan semangat dalam program penanaman jagung.

Dosmar menerangkan, bahwa tahun 2018 ini pemerintah pusat masih memberikan kepercayaan kepada Pemkab Humbahas untuk program jagung 20.000 hektar. Menurutnya, ini bisa terealisasi harus didukung masyarakat. 

“Pemkab Humbahas sedang melaksanakan pembudidayaan jagung dan ini menjadi tugas utama kita semua untuk mensukseskan, di samping komoditi lainnya yang sedang dilaksanakan selama ini seperti penanaman cabai, tomat, kopi dan tanaman lainnya,” paparnya.

Lanjutnya, saat ini penanaman jagung sedang diprogramkan di Humbahas. Dosmar menuturkan, bertani jagung tergolong mudah, di samping cepat panen modal tidak begitu banyak.

“Harga sudah pasti menjanjikan, saat ini Pemkab Humbahas sudah membuat harga minimal Rp 3.150/kg. Kalau harga jagung di pasaran di bawah Rp 3.150/kg, petani dipersilahkan membawa hasil panennya ke Kantor Camat masing-masing. Itu pasti dibayar, karena Pemkab Humbahas sudah bekerjasama dengan pihak ketiga untuk menampung seluruh panen jagung di wilayah itu,” ujarnya.

Di hari yang sama, Bupati Humbahas bergeser ke Desa Lumban Sianturi Kecamatan Paranginan. Di Paranginan, Dosmar didampingi Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan Perekonomi dan Pembangunan Remon Pakpahan, Asisten Administrasi dan Kesra Janter Sinaga, Kadis Pertanian Junter Marbun, Kabag Protokol Jakkon H Marbun, Camat Paranginan Pardomuan Simanullang, PPS  termasuk PPL.

Di desa itu, Bupati dan rombongan sama-sama memanen jagung milik Poktan Serasi diketuai Tahan Sianturi. Luas lahan yang dipanen setengah dengan hasil memuaskan diperkirakan 6-7 ton.

Selanjutnya Bupati bersama rombongan melakukan penanaman jagung milik Poktan Serasi di lahan bekas persawahan. Direncanakan, lahan akan dibuka sekitar 15 hektar lagi.

Penulis: trendy. Editor: aan.