Simalungun, hetanews.com - Pandapotan Siagian (39), warga Jalan Bah Kora II, Huta Pisang, Kelurahan Marihat Jaya, Kecamatan Siantar Marimbun, Kota  Siantar, akhirnya meninggal dunia, Rabu (21/2/2018) malam.

Ini setelah mendapat perawatan medis akibat sakit di RSUD Djasamen Saragih, Kota  Siantar.            

Demikian informasi diperoleh wartawan melalui Dame Pandiangan, selaku penasehat hukum Pandapotan Siagian.

Hal itu dibenarkan Humas Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Justiar, melalui Panmud Pidana, Jonathan Sinaga, kepada wartawan, Kamis (22/2/2018).

Menurut Jonathan, Pandapotan Siagian, merupakan tahanan hakim yang sempat dirawat di rumah sakit karena menderita luka bernanah pada bagian kakinya.

Terdakwa yang terkait dalam kasus narkotika tersebut,  seyogianya akan disidangkan di PN Simalungun dengan majelis hakim yang diketuai A Hadi Nasution.

Baca Juga: Kejari Simalungun Bantah Status Tahanan Kejaksaan yang Sakit

Baca Juga: Tahanan Kritis di Lapas Siantar, Izin Berobat Ke Rumah Sakit Dipersulit

Jaksa Penuntut Umum (JPU), Dhoniel Ferdinan, melimpahkan berkas perkara terdakwa Pandapotan Siagian ke pengadilan dengan dakwaan kepemilikan 36 kg daun ganja kering. Sebelumnya, terdakwa ditangkap petugas, pada 23 Agustus 2013 lalu di rumahnya.

Naas bagi terdakwa, ia meninggal dunia akibat sakit, setelah dibantarkan untuk mendapat perawatan medis di RSU Djasamen Saragih. Dengan meninggalnya terdakwa, maka perkara terhadap terdakwa dinyatakan gugur.