Simalungun, hetanews.com -  Direncanakan, gedung perkantoran Kejaksaan Negeri (Kejari) Simalungun, di Jalan Asahan Km 4, Kecamatan Siantar, akan direnovasi dengan biaya Rp 7,5 miliar bersumber dari dana DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran) Kejaksaan Agung RI tahun 2018.             

Untuk itu, para jaksa pimpinan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari), Irvan Paham PD Samosir, berkantor sementara di Agro Madear, bekas perkantoran Dinas Pekerjaan Umum (PU) Simalungun, di Jalan Asahan Km 6 Simalungun.              

Hal itu dibenarkan Kasubagbin Kejari Simalungun, Dasmer N Saragih, bersama Kasi Intel, Robinson Sihombing, di kantornya, Kamis (22/2/2018), menjawab pertanyaan wartawan.

"Untuk sementara, kita berkantor di gedung eks PU Simalungun," kata Dasmer.

Lebih lanjut dikatakan Dasmer, perpindahan kantor jaksa untuk sementara, dimulai 3 Maret 2018 dan saat ini segala persiapan perpindahan sudah berjalan dengan baik.

Terkait dengan dana renovasi tersebut, pihak Kejaksaan tidak dapat menjelaskan secara detail. Karena proyek renovasi tersebut, bukan ranah Kejari Simalungun, melainkan wewenang pusat. 

"Jadi kami hanya mengosongkan kantor sementara direhab. Terkait pelaksanaan proyek dan lainnya bukan wewenang kami," jelas Dasmer.          

Dana sebesar itu, menurut Dasmer, sudah mencakup biaya perencanaan, biaya fisik, biaya pengawasan dan biaya umum.

Direncanakan, akhir Maret 2018, pembangunan gedung sudah dimulai dan diharapkan selesai sesuai jadwal yang akan ditentukan nanti.

"Untuk pembangunan tersebut juga akan dikawal tenaga teknis pendamping dari Dinas PU Simalungun," ucap Dasmer.