Medan, hetanews.com - Gugatan yang diajukan oleh pasangan JR Saragih dan Ance Selian telah dimulai persidangannya di Bawaslu Sumatera Utara, Selasa (20/2/2018).

Di persidangan yang akan berlangsung selama 12 hari maka Bawaslu akan membeberkan alasan KPUD Sumut tidak menetapkan keduanya di Pilkada 2018.

Dalam sidang tersebut beragendakan pembacaan pemohon dari pihak JR Saragih dan Ance Selian. Pihak JR Saragih dan Ance Selian sebagai pemohon diwakili tim kuasa hukumnya.

Sementara untuk termohon yakni KPUD dihadiri oleh Ketua KPUD Mulia Barunea serta Komisioner Benget Silitonga.

"Di persidangan akan terbukti kebenarannya apakah alasan dari termohon tidak mengajukan pemohon dalam penetapan di Pilkada Sumatera Utara 2018. Kemudian juga akan terbukti langkah yang diambil KPUD benar atau tidak," tegas Ketua Bawaslu Sumut, Syafrida R Rasahan, kemarin.

Dirinya juga menegaskan apa yang diajukan bukti dari pemohon apakah benar atau tidak juga akan dibuka di dalam persidangan.

"Semua juga akan diungkap sehingga masyarakat jadi lebih tahu mana yang benar atau tidak," bebernya.

Menurutnya, penilaian dilihat dari adanya pembuktian, pengajuan saksi dan ahli. Persidangan ini akan berlangsung selama 12 hari terhitung tanggal 19 Februari hingga 3 Maret 2018.

"Kita juga melihat dari waktu persidangan selama 12 hari jadinya harus dilakukan seefisien mungkin sehingga semua akan terungkap," lanjutnya.

Syafrida mengatakan agenda sidang pettama adalah pembacaan pemohon, di mana semua berjalan dengan lancar dan dihadiri dari kedua belah pihak baik pemohon maupun termohon.

"Melalui proses persidangan ini maka bisa membuka kotak pandora sehingga bisa menjawab keraguan di masyarakat dan tanggal 3 Maret 2018 akan diketahui hasil akhirnya," sebut Syafrida.