Tebingtinggi, hetanews.com - Diburu selama 2 hari, 2 pelaku pembobol toko handphone (HP) berhasil ditangkap pihak Sat Reskrim Polres Tebingtinggi. Dan 1 pelaku masih diburon, bersama barang bukti lainnya.

Kapolres melalui  Kasubag Humas, AKP MT Sagala, didampingi KBO Sat Reskrim, Iptu Beringin Jaya,  Selasa (20/2/2018), membenarkan 2 pelaku sudah ditahan dan 1 pelaku masih dilakukan pencarian.

Dijelaskan, pembongkaran toko ponsel itu, terjadi pada Sabtu ( 17/2/2018) sekitar pukul 02.57 WIB dari Toko Trans Selular,  di Jalan KF Tandean. Petugas kemudian menerima pengaduan korban dan berkoordinasi dengan Sat Reskrim. Lalu Sat Reskrim mencoba untuk melakukan penyelidikan dari kejadian tersebut.

Pelaku DR alias Dedi yang dihadiahi timah panas. (foto/ver)

Setelah mendapat informasi yang cukup, sekitar pukul 03.00 WIB, Minggu (18/2/2018), Sat Reskrim berhasil mengamankan pelaku Sia alias Mail (35), di Jalan Gatot Subroto, tepatnya di Cafe Dapot. Petugas menginterogasi pelaku dan akhirnya mengaku telah melakukan pencurian, di Toko Trans Selular, bersama dengan 2 orang rekannya.

Dengan mengantongi identitas pelaku lainnya, petugas langsung bergerak mengejarnya. Dan pada Sabtu (17/2/2018) sekitar pukul 14.00 WIB, petugas mendapati pelaku lainnya di Jalan KF Tandean.

Dan pada saat dilakukan penangkapan, pelaku berusaha untuk melarikan diri, sehingga petugas terpaksa memberikan tembakan peringatan sebanyak 3 kali, akan tetapi pelaku tetap melarikan diri.

Petugas akhirnya mengambil tindakan yang terukur dengan menembak ke arah kaki kiri pelaku hingga pelaku langsung terjatuh dan langsung mengamankan pelaku, bernama DR alias Dedi (24).

Ketika diinterogasi terhadap kedua pelaku yang diamankan, bahwa yang pertama kali mengajak untuk melakukan pencurian adalah DR alias Dedi.

Para pelaku mencuri dengan cara memanjat dinding belakang toko dengan menggunakan tangga. Kemudian pelaku Dedi dan pelaku J (DPO) secara bergantian memecahkan kaca blok dinding belakang toko menggunakan batu kerikil sebesar buah kelapa.

Setelah kaca pecah, pelaku Dedi masuk ke dalam toko, sedangkan pelaku J menunggu di luar. Kemudian pelaku Mail datang dan ikut masuk kedalam toko dan mengambil seluruh HP di toko itu.