Mon 22 Oct 2018

Terkait Tano Ponggol, Kabag Hukum Pemkab : Merasa Berhak, Buktikan

Kabag Hukum Pemkab Samosir Lamhot Nainggolan.

Samosir, hetanews.com - Panitia Pengadaan Tanah pada Pembangunan Alur Tano Ponggol di Danau Toba menempuh jalur konsinyasi mengingat adanya berbagai sengketa ketidakjelasan pemilik tanah antara sesama warga dan Pemkab Samosir.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Pengadaan Tanah, Jose Manihurukdi Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Samosir.

"Sesuai keputusan rapat Panitia Pengadaan Tanah, karena adanya komplain, dan sebelum ada kejelasan tanah, maka ganti rugi tersebut dititipkan di Pengadilan," ujar Jose Manihuruk.

Salah satu sengketa di dokumen inventaris no persil 035. Dituliskan di sana ada 4 kepemilikan tanah di Alur Tano Ponggol, antara lain Sugar, Saur, Sotar dan Pemkab Samosir.

Sementara, Sotar Naibaho ketika ditemui di rumahnya menyatakan pengakuan bahwa tanah tempat rumahnya berdiri adalah milik pemerintah.

Menanggapi sengketa tersebut, Kabag Hukum Pemkab Samosir Lamhot Nainggolan mengatakan, bahwa putusan Panitia Pengadaan Tanah sudah jelas dititip di Pengadilan. 

"Siapa yang merasa berhak, harus membuktikan. Nantinya itu milik siapa adalah putusan Pengadilan, yang jelas kita harus akui itu milik pemerintah," ujar Lamhot ditemui di ruang kerjanya.

Penulis: abidan. Editor: aan.