HETANEWS

Pembuat Senjata Berbahan Pipa Paralon Terancam Hukuman Seumur Hidup

Kasat Reskrim Polres Asahan, AKP Arif Batubara saat menunjukkan barang bukti dengan menghadirkan ABS. (foto/heru)

Asahan, hetanews.com - Pria warga dusun IV, desa Pulau Maria, kecamatan Air Batu, kabupaten Asahan yang diamankan beberapa minggu lalu, terkait memproduksi senjata dari pipa paralon, dijerat pasal 1 ayat (1) UU darurat nomor 12 tahun 1951. 

Dalam press release, Kapolres Asahan, AKBP Kobul Syarin Ritonga, melalui Kasat Reskrim, AKP Arif Batubara mengatakan, bahwa pelaku ABS (35), diketahui memproduksi dan menjual senjata yang terbuat dari pipa paralon. 

"Ia memproduksi serta memperdagangkan senjata dari pipa paralon lalu dengan  menggunakan sprestus dengan peluru kelereng. Senjata itu nayaris mirip AK 47, lalu mampu melumpuhkan hewan, seperti monyet,”tegas AKP Arif. 

Masih kata Arif, selain  menghalau monyet juga  meresahkan di pemukiman warga, lalu memproduksi lebih banyak dan dikomersilkan sehingga dapat membahayakan orang lain.

Sementara itu, Polres Asahan  sudah berhasil menarik sekitar 10 pucuk senjata pipa paralon yang diketahui sempat terjual kepada warga lain.

Lebih lanjut, Kasat Reskrim mengatakan, "ABS ini  belajar membuat senjata  melalui internet yang mana  awalnya untuk dipakai sendiri, lalu berlanjut  diperdagangkan,”ujarnya. 

Disela press release, ABS  mengakui  hanya untuk memburu monyet. "Awalnya untuk memburu monyet, namun ada yang minta saya buat dan tidak ada niat lain bang, sembari tidak mengetahui peraturan perundang -undangan terkait UU darurat yang mana terancam hukuman seumur hidup atau hukuman penjara setinggi - tingginya 20 tahun penjara,”ujarnya. 

Penulis: heru. Editor: gun.