Siantar, hetanews.com - Peringatan Tahun Baru Imlek di Kota Siantar yang jatuh tepat hari ini Jumat (16/2/2018) dimanfaatkan para pengemis untuk bersedekah di pintu masuk Vihara Shamiddha Bhagya, Jalan Thamrin Kota Siantar.

Pemandangan ini sudah lazim, bahkan menjadi kebiasaan tahunan ketika Perayaan Imlek.

Sejak pagi, sejumlah pengemis dari berbagai golongan usia maupun jenis kelamin datang dan duduk bersila di pintu masuk vihara.

Belasan di antaranya, ada ibu-ibu yang turut membawa anaknya yang masih balita, untuk meminta sedekah dari pengunjung yang datang ke Vihara tersebut.

Seorang lanjut usia (lansia) yang mengenakan hijab berwarna pink terlihat lunglai saat duduk bersila. Ia pun memelas dengan suara lirih saat pengunjug melewati barisan para pengemis dip?pintu masuk Bihara tersebut. 

Bagi yang tergerak hatinya, ada memberikan uang pecahan logam atau uang kertas pecahan ribuan ke plastik makanan bekas yang diletakkan ditanah. Dan tidak jarang ada pengunjung yang hendak beribadah, berlalu begitu saja saat pengemis pengemis itu meminta minta uluran tangan.

Kejadian yang sama sudah pernah terjadi. Tepat di Tahun Baru Imlek pada tahun lalu. Kendati ini sudah menjadi kebiasaan yang tidak dapat dihindari, para pengemis itu tidak pernah mendapatkan perlakuan yang tak baik dari pengurus rumah ibadah. Malah dianggap sudah biasa.

Suminah (35), sejak pagi masih berharap sedekah dari warga yang berkunjung ke Vihara Shamiddha Bhagya. Ia menuturkan, Hari Imlek setiap tahun dirinya datang ke Vihara untuk meminta sedekah dari etnis Tiong Hoa. Hal itu dilakukanya untuk memenuhi kebutuhan makananan sehari-hari keluarganya yang tak dapat lagi dia tanggulangi.

"Kami enggak punya apa-apa bang. Makan aja sekarang susah. Kami minta sedekah hanya untuk makan bang. Biar lah  saya enggak makan, tapi anak iya (makan)," ucapnya lirih seraya menggendong anaknya.