HETANEWS

20 Hektare Ladang Ganja Ditemukan di Aceh Utara, Pemiliknya Kabur

Ladang ganja ditemukan di Lhoseumawe. (Dok Kodim 0103 Aceh Utara)

Lhokseumawe, hetanews.com - Aparat TNI jajaran Kodim 0103 Aceh Utara menemukan 20 hektare ladang ganja di perbukitan kawasan Lhok Drien, Kecamatan Sawang, Aceh Utara. Saat ditemukan, pemilik ladang tidak ditemukan lagi alias kabur.

"Ladang itu ditemukan setelah adanya laporan dari masyarakat bahwa di kawasan setempat banyak lahan dijadikan tempat menanam ganja," kata Dandim 0103 Aceh Utara Letkol Kav Fadjar Wahyudi Broto dalam keterangannya, Kamis (15/2/2018).

Dia menyebutkan, setelah personel mengecek laporan tersebut dan dinyatakan benar, puluhan prajurit TNI yang dipimpin oleh Kasdim Mayor Czi Indra Tri Pujiwanto dibantu oleh anggota Polsek Sawang bergerak ke lokasi siang tadi. Saat tiba, pemiliknya sudah melarikan diri.

Sampai disana, ada lima titik ladang ganja baik yang berumur satu bulan, bibit, serta yang masih disemai di polibed ditemukan di sela- sela tanaman palawija. Termasuk ganja yang sudah dipanen dan sedang dikeringkan.

"Awalnya petugas menemukan lima hektare. Setelah dilakukan penyusuran ditemukan 15 hektare lagi di empat titik di perbukitan kawasan tersebut," sebut Fadjar.

Ladang ganja ditemukan di Lhoseumawe. (Dok Kodim 0103 Aceh Utara)

Para petugas yang turun ke lapangan langsung melakukan pemusnahan dengan mencabut dan kemudian membakar pohon ganja tersebut. Selain itu, gubuk sebagai tempat berteduh para pemiliknya juga ikut dimusnahkan.

"Ketinggian tanaman itu berkisar antara 1,5 hingga 2,5 meter dengan perkiraan berumur 2,5 bulan. Namun ada juga yang masih berkisar antara 15 cm sampai 50 cm. Mereka menanamnya bersamaan dengan tanaman palawija lainnya seperti cabai, pinang dan pepaya," tambah Fadjar.

Fadjar berharap apabila masyarakat mengetahui adanya tanaman ganja agar segera melaporkan kepada Polsek atau Koramil setempat.

"Bagi masyarakat yang masih menanam ganja agar beralih menanam tanaman yang bermanfaat dan tidak dilarang oleh pemerintah seperti tanaman jagung, cabai, tomat dan tanaman palawija lainya. Ganja bisa merusak generasi penerus bangsa," sebut Fadjar.

Sumber: Detik.Com

Editor: gun.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.