Sun 20 May 2018

Gagal Nyabu di Cafe Tanjung Pinggir, Montir Ini Divonis 4 Tahun

Terdakwa Ajie Nurbaini saat mendengarkan vonis dari hakim di PN Siantar. (foto/BT)

Siantar, hetanews.com - Terdakwa kasus narkoba, Ajie Nurbaini (20), divonis 4 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Siantar, Rabu (14/2/2018), sekira pukul 15.00 WIB.

Dalam amar putusannya, majelis hakim yang dipimpin Lodewyk Ivandrie Simanjuntak, menyatakan terdakwa hendak menyabu, di Cafe Alaniho, Jalan Tuan Rondahaim, Kecamatan Siantar Martoba dan terbukti melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika.

"Menjatuhkan pidana penjara selama 4 tahun terhadap terdakwa, dikurangkan selama terdakwa berada dalam masa tahanan," ujar hakim Ivan, didampingi dua rekannya, M Nuzuli dan Simon Sitorus.

"Perbuatan terdakwa melanggar pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika," baca hakim diruang sidang Cakra PN Siantar.

Tak hanya itu, Ajie yang berdomisili di Jalan Pdt J Wismar Saragih, Kelurahan Pondok Sayur, Kecamatan Siantar Martoba ini, juga dikenakan denda sebesar Rp 1 miliar subsider 4 bulan penjara.

Atas putusan 4 tahun penjara itu, terdakwa yang didampingi pengacaranya, Erwin Purba langsung menerima putusan itu yang juga diamini Jaksa Penuntut Umum (JPU), Rahma Sinaga.

Putusan ini lebih ringan dari tuntutan 5 tahun oleh JPU, pada sidang sebelumnya. Kemudian, hakim Lodewijk menutup persidangan, sembari mengetuk palu tiga kali dan terdakwa kembali keruang tahanan.

Sesuai dakwaan JPU, Jumat (18/8/2017) lalu, sekira pukul 15.00 WIB, terdakwa Ajie Nurbani sedang kerja di bengkel, di Jalan Sisingamangaraja dan ketika itu datang Suri (belum tertangkap) untuk memperbaiki kereta.

Dan kepada Suri, terdakwa meminta sabu dengan cara hutang. “Bang minta dulu pulsa 10” yang dimaksudkan adalah sabu paket 100 dan dijawab oleh Suri, “Mana uangnya?”.  Lalu terdakwa menjawab,  “Nantilah bang, aku hutang dulu”. Lalu Suri menyerahkan 1  buah kotak rokok sampoerna yang berisi 1 paket sabu kepada terdakwa.

Selanjutnya terdakwa pergi ke Cafe Alaniho yang berada di Jalan Tuan Rondahaim, Kelurahan Tanjung Pinggir, Kecamatan Siantar Martoba untuk memakai sabu di sana.

Dan ketika baru sampai di depan cafe tersebut, datang saksi Yanser Lumbantobing, Alek Ari Sandi Sidabutar dan Tuah P Saragih yang sebelumnya mendapat informasi tentang kepemilikan sabu yang dilakukan terdakwa dan langsung melakukan penggeledahan atas terdakwa dan ditemukan barang bukti, berupa 1 buah kotak rokok sampoerna yang berisi 1 paket sabu dari tangan terdakwa.

Terdakwa mengakui sabu tersebut adalah miliknya yang didapat dari Suri dan terdakwa serta barang bukti langsung dibawa ke Polres Siantar untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Penulis: BT. Editor: gun.