JR Saragih Resmi Ajukan Gugatan ke Bawaslu Sumut

Jopinus Ramli (JR) Saragih, saat mengajukan materi gugatan ke Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Sumatera Utara, Rabu (14/2/2018). (foto/ardiansyah)

Medan, hetanews.com -  Jopinus Ramli (JR) Saragih mengajukan materi gugatan ke Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Sumatera Utara, Rabu (14/2/2018).

Gugatan tersebut, terkait keputusan KPUD Sumut yang tidak meloloskannya menjadi Calon Gubernur di Pilgubsu 2018.

Salah seorang tim kuasa JR Saragih, Jony Silitonga mengatakan, bahwa JR Saragih tidak memiliki persoalan terkait dokumen pendidikan yang dilampirkan saat pendaftaran sebagai Calon Gubernur.

"Semua telah dipenuhi saat pendaftaran, seperti menyerahkan ijazah STTB SD, SMP, SMA, S1, S2 dan S3. Berdasarkan UU Nomor 10 Tahun 2016, ijazah terakhir yang harus digunakan," kata Jony.

Ia mengaku, keputusan KPUD Sumut yang menyatakan, bahwa berkas JR Saragih tidak memenuhi syarat, karena munculnya surat Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta yang menyatakan tidak sah.

Dimana, Disdik tidak membantah surat yang sebelumnya dikeluarkan oleh Kepala Dinas DKI Jakarta, yang menyatakan tidak ada masalah dengan legalisir ijazah JR Saragih.

"Catatan kita saat KPUD menyatakan JR Saragih tidak memenuhi syarat karena surat Sekretaris Finas itu bertentangan. Surat Kepala Dinas tidak dibantah oleh surat Sekretaris Dinas," ujarnya.

Baca Juga : Ini Kata KPU Sumut Tentang Tidak Lolosnya JR-Ance

Ketua Bawaslu Sumut, Syafrida R Rasahan mengatakan, pihaknya akan memeriksa berkas itu dalam tiga hari.

Selanjutnya, pihaknya akan memberikan kesempatan kepada penggugat untuk melengkapi berkas gugatannya. "Penyelesaian masalah sengketa selama 12 hari," pungkasnya.

Penulis: Ardiansyah. Editor: gun.