Sun 19 Aug 2018

Rentalkan Mobil, Terdakwa Ini Diancam 2,5 Tahun

Terdakwa Faisal digiring petugas bersama terdakwa lainnya. (foto/ayu)

Simalungun, hetanews.com - Jaksa Juna Karo-Karo, menuntut terdakwa Faisal Handoko alias Kanyos (30), penduduk jalan Melati Lorong VII, Kelurahan Sinaksak, Kecamatan Tapian Dolok, dengan pidana penjara selama 2,5 tahun, di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Rabu 14/2/2018).   

Menurut jaksa, terdakwa telah terbukti menggelapkan 1 unit mobil Panther BK 1592 TR milik saksi korban, Indra Wahyudi.

Perbuatan terdakwa, dipersalahkan jaksa melanggar pasal 372 KUHP jo pasal 55 (1) ke-1 KUHP.   

Penggelapan itu dilakukan terdakwa dengan cara  terdakwa datang ke rumah saksi korban untuk merental mobil selama 1 hari dengan uang rental Rp.150 ribu.

Dengan alasan mau pergi bersama pamannya. Karena sudah mengenal terdakwa, saksi korban pun memberikan mobilnya kepada terdakwa untuk dirental.

Namun, saat menuju Perbaungan, menjemput pamannya, terdakwa berputar arah dan kembali pulang karena sudah terlalu sore.   

Namun mobil tersebut tidak dikembalikan kepada saksi korban, melainkan dibawa ke rumah orangtuanya, di Nagori Purbasari. Karena tidak ada tempat parker, di rumahnya.

Lalu Fahrizal Purba alias Cekot (juga dituntut 2,5 tahun), menelpon terdakwa untuk merental mobil selama 1 hari.   

Tanpa seijin pemilik, yakni saksi korban Indra Wahyudi, terdakwa merentalkan lagi mobil tersebut kepada Cekot yang datang ke rumah terdakwa bersama Eka Yudha Syahputra (DPO).

Hingga akhirnya mobil tersebut tidak kembali lagi kepada saksi korban. Akibatnya, korban mengalami kerugian Rp.80 juta.   

Menanggapi tuntutan tersebut, terdakwa secara lisan memohon keringanan hukuman dengan alasan menyesal.

Untuk mempertimbangkannya dalam putusan, majelis hakim pimpinan A Hadi Nasution, menunda persidangan sepekan.

Penulis: ay. Editor: gun.