HETANEWS.COM

Jualan Sabu, Akhir Gunawan Diganjar 8 Tahun di PN Simalungun

Terdakwa Akhir Gunawan Hutagalung digiring petugas usai persidangan. (foto/ayu)

Simalungun, hetanews.com - Majelis hakim, Roziyanti, Justiar Ronald dan Melinda Aritonang, menjatuhkan pidana penjara selama 8 tahun terhadap terdakwa Akhir Gunawan Hutagalung (27), di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Rabu (14/2/2017).

Selain pidana penjara, terdakwa juga didenda Rp 1 miliar jika tidak dibayar diganti dengan pidana penjara selama 3 bulan penjara.

Vonis majelis hakim tersebut konform (sama) dengan tuntutan jaksa, Fransisca Sitorus. Terdakwa, warga Huta Bukit Papua Nagori Silau Manik, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun ini, terbukti tanpa hak atau melwan hukum menjual atau menjadi perantara dalam jual beli narkotika, dan dinyatakan bersalah melanggar Pasal 114 (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.                

Sesuai fakta hukum yang terungkap di persidangan, terdakwa ditangkap anggota Polsek Tanah Jawa  Ralus Siahaan, Leo Silalahi, Markus Sitohang dan Anwar Ginting, pada Rabu, 11 Oktober 2017, pukul 22.00 WIB dari dalam rumah terdakwa, di Huta Bukit Papua.

Penangkapan terdakwa, berdasarkan hasil pengembangan kasus setelah tertangkapnya Jihadan Pohan (terdakwa berkas terpisah) yang mengaku telah membeli sabu seharga Rp 200 ribu dari terdakwa Akhir Gunawan Huta Galung.

Malam itu, para anggota polisi menangkap terdakwa dengan barang bukti, satu paket sabu seberat 0,16 gram dan 6 plastik klip bening. Terdakwa didampingi pengacara Antoni Sumihar Purba, menyatakan pikir-pikir atas vonis tersebut.

Penulis: ay. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan