Diduga Sakit, Tukang Las Tewas di Rumah Temannya

Polisi saat melakukan olah TKP, di mana korban Surya Handoko masih berada di lokasi kejadian. (foto/nico)

Medan, hetanews.com - Surya Handoko (44), warga Desa Batu Horpak, Kecamatan Tano Tombangan, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) ditemukan tewas di dalam rumah rekannya, Jalan Setia Ujung, Gang Petani, Desa Mulyorejo Sunggal, Deliserdang, Selasa (13/2/ 2018), sekira pukul 16.00 WIB.

Amatan di lokasi, terlihat korban tewas dengan posisi telungkup dan ditemukan beberapa macam obat, seperti obat batuk, paramex, flutamol, antasida, lotion anti nyamuk sioffel dan satu bungkus nasi bekas makan korban.

Menurut informasi diperoleh, korban tewas pertama kali, diketahui rekan kerjanya, Hendri (25), warga Jalan Binja, Pasar VII Binjai, yang berniat menjemput untuk sama-sana berangkat kerja.

Namun alangkah terkejutnya Hendri saat mengetok pintu dan mencoba masuk ke dalam rumah melihat korban sudah terbujur kaku dalam keadaan telungkup. 

Seketika itu juga, Hendri langsung berlari ke luar rumah dan memberitahukan kepada pemilik rumah atas ditemukan korban yang sudah tak bernyawa lagi.

Mayat Surya Handoko saat dievakuasi dari lokasi kejadian. (foto/nico)

"Aku mau jemput dia (korban) berangkat kerja, karena memang kami satu kerjaan sebagai tukang las. Dia juga minta dijemput," ungkap Hendri, di lokasi kejadian.

Sementara, dari pengakuan pemilik rumah, Swarningsih (49) mengatakan, bahwa rumahnya tersebut disewa Alfa (25) yang sedang pulang kampung. Alfa meminta kepada pemilik rumah untuk memberi tumpangan kepada korban 

"Dia datang hari Sabtu itu, yang nyewa rumah saya, pulang kampung. Dia meminta untuk sementara korban ini tinggal di sini, karena dia mau berangkat ke luar kota untuk kerja," ucap Swarningsih.

Dari pengakuan korban, lanjut Swarningsih, korban juga bercerita dan mengeluh sakit perut, di bagian kiri kepada rekannya Alfa. "Dia kemarin cerita kalau dia sakit perut, sejak kerja di Aceh," jelasnya lagi.

Setelah mendapat informasi itu, petugas Polsek Sunggal, bersama Tim Inavis Polrestabes Medan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang selanjutnya jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk dilakukan autopsi.

Kapolsek Sunggal, Kompol Wira Prayatna saat dikonfirmasi, membenarkan kejadian tersebut.

"Benar, korban diduga tewas karena sakit yang dideritanya. Saat dilakukan olah TKP, tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan ditubuh korban," pungkas Wira.

Penulis: nico. Editor: gun.