Sun 20 May 2018

Niat Memberi Salam Hormat, Siswi SMPN 1 Siantar Ini malah Ditampar Gurunya Hingga Dua Kali

Bintang br Naibaho dengan menggunakan seragam sekolah, ketika berada di depan ruang SPKT Polres Siantar. (foto/res)

Siantar, hetanews.com - Lagi oknum guru melakukan kekerasan terhadap siswinya. Kali ini kejadian itu di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 yang berada di Jalan Merdeka, Kelurahan Proklamasi, Kecamatan Siantar Barat, Senin (13/2/2018) pagi.

Guru yang melakukan kekerasan terhadap siswinya itu diketahui berinisial JS (46) yang juga merupakan mengajar PPKN, di sekolah tersebut.

Akibat kejadian kekerasan dalam hal penamparan yang diberikan oleh JS terhadap siswinya, Bintang br Naibaho (15), dirinya mengadu kepada orang tuanya. Sehingga orang tua Bintang yang mendengar kejadian itu langsung mendatangi sekolah dan menemui JS.

Hanya saja saat didatangi ke sekolah oleh orang tua Bintang, JS tampak biasa saja, seperti tidak melakukan apa apapun terhadap anak didiknya yang telah menamparinya.

Dalam hal ini, Bintang dengan orang tuanya, merasa kesal sehingga membawa Bintang ke Polres Siantar untuk membuat laporan pengaduan atas perlakuan JS terhadap anaknya.

Peristiwa penamparan itu, bermula ketika Bintang sedang duduk-duduk dengan temannya, di bangku masing-masing, di ruangan kelas. Namun tidak berapa lama, guru JS yang mengajar pelajaran PPKN, masuk kedalam ruangan kelas tersebut.

Hanya saja, biasanya ketua kelas ketika guru masuk menepuk meja sebagai tanda salam hormat bagi setiap guru yang masuk. Dan kebetulan pada saat guru tersebut masuk (JS), ketua kelasnya sedang berbicara dengan temannya.

"Jadi saya mengambil inisiatif untuk menepuk meja agar teman - teman sekelas saya berdiri untuk memberikan salam hormat kepada guru JS itu, tapi malah saya yang ditampar sebanyak dua kali dan saya pun langsung lapor sama orang tua saya,"kata Bintang saat berada di Polres Siantar.

Disambung orang tuanya Bintang, yang mengatakan, kalau dirinya mendatangi guru JS itu hanya untuk bertanya, kenapa dirinya (JS) langsung melakukan penamparan terhadap anaknya.

"Tapi guru itu malah tidak merasa bersalah sama sekali, malah dibilangnya pula, sudah pernah menampar siswa diluar dari anak saya itu. Siapa yang tidak kecewa atas jawaban seperti itu", kesal orang tua Bintang

Terkait hal itu, Kanit SPKT Polres Siantar, Ipda Miyanto, membenarkan kejadian tersebut, dan guru JS sudah dipanggil atas laporan Bintang yang dibawa orang tuanya.

"Sudah kita panggil guru yang bermasalah itu (JS), namun permasalahan itu kita coba mediasi agar kedua belah pihak berdamai secara kekeluargaan,"ungkap Ipda Miyanto.

Penulis: Res. Editor: gun.