Sun 20 May 2018

Sekdes Buntu Bayu Dinyatakan Bosan, Esron Desak Ketua Komisi I Tindaklanjuti Panggilan

Tampak dari kanan pembaca, Camat Hatonduhan, Mariaman Samosir, Pangulu Nagori Buntu Bayu, Lumuntar Saragi, pada RDP dengan Komisi I DPRD, diruang Banggar DPRD Simalungun. (foto/zai)

Simalungun, hetanews.com - Sekeretaris Komisi I, Esron Simbolon, mendesak ketua Komisi I DPRD Simalungun, Sastra Joyo Sirait untuk menindaklanjuti pemanggilan terhadap oknum Sekdes Nagori Buntu Bayu, Hatonduhan, setelah dinyatakan bosan memenuhi undangan DPRD Simalungun.

"Undangan sudah diterimanya pak. Tapi dia katakan udah bosan menyelesaikan persoalan pembahagian tanah eks Hutan Tanaman Industri (HTI) itu. Ke Polda pun katanya sudah dihadapinya,"ucap Lumuntar Saragi, selaku Pangulu Buntu Bayu, Selasa (13/2/2018).

Adanya pernyataan dari oknum Sekdes Nagori Buntu Bayu, Kecamatan Hatonduhan, Tunggul Tampubolon, sudah bosan memenuhi undangan DPRD Simalungun itu, ditegaskan kembali oleh Lumuntar saat pimpinan rapat dengar pendapat (RDP), Sastra Joyo mempertanyakan penyebabnya.

Adapun undangan tidak mau dihadiri oknum Sekdes, walau undangan yang dilayangkan oleh Komisi I DPRD Simalungun sampai ketangannya, yakni dalam rangka RDP, terkait persoalan yang timbul atas pendistribusian HTI yang telah dilepas oleh Kemenhut RI, MS Kaban pada tahun 2005 lalu.

Yang tujuannya untuk didistribusikan pengelolan lahan eks HTI itu kepada sejumlah masyarakat Nagori Buntu Bayu (Buntu Turunan sebelum dimekarkan) dan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Interupsi pimpinan, selak Esron Simbolon, selaku Sekeretaris Komisi I. "Begini ketua. Jika memang sudah bosan menyelesaikan persoalan ditengah - tengah masyarakat, langsung aja kita tindaklanjuti untuk memanggilnya,"desak Esron Simbolon.

Yang selanjutnya oleh pimpinan RDP, menyampaikan kepada Asisten I Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Simalungun, Marolop Silalahi untuk menindaklanjutinya.

Sebab, menurut Sastra Joyo Sirait yang juga adalah Ketua DPC Partai Gerindera Kabupaten Simalungun, bahwa alasan bosan untuk menyelesaikan persoalan yang ada terjadi ditengah - tengah masyarakat Nagori Buntu Bayu, Kecamatan Hatonduhan sudah tidak layak.

Apalagi mengingat, Tunggul Tampubolon, selain jadi Sekdes PNS juga menjabat sebagai sekeretaris panitia dalam mendistribusikan lahan eks tanah HTI.

Hadir pada RDP yang digelar Komisi I DPRD tersebut, perwakilan masyarakat Nagori Buntu Bayu yang juga peserta atau anggota kepanitiaan.

Kepala BPN, Sorintan Siahaan dan anggota, pihak UPT KPH Wil II Sumatera Utara dan Camat Hatonduhan, Marsiaman S.

 

Penulis: Zai. Editor: gun.