Tahanan Kritis di Lapas Siantar, Izin Berobat Ke Rumah Sakit Dipersulit

Rosmeati (38) dan Dame Pandiangan usai mendatangi gedung Kejari Simalungun di Jalan Asahan, Kabupaten Simalungun.

Simalungun hetanews.com- Pandopotan Siagian (39) tahanan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Simalungun yang dititipkan di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II A Pematangsiantar Jalan Asahan, sedang kritis.

Kendati sudah dianjurkan oleh dokter untuk berobat ke Rumah Sakit (RS), Kejari Simalungun terkesan enggan mengeluarkan izin.

Rosmeati (38) mengungkapkan, luka bernanah kronis di sendi kaki kanan suaminya itu berawal dari asam urat. Namum semakin parah diakibatkan kekerasan yang dilakukan oknum polisi yang sedang melakukan intetogasi.

Sebelumnya Pandapotan ditangkap di Jalan Bahkora II Huta Pisang Kelurahan Marihat Jaya Kecamatan Marimbun, Kota Siantar pada 23 Agustus 2017 atas kepemilikan narkotika.

"Awalnya suami saya kena asam urat. Suami saya bilang saat diperiksa di Polsek Tanah Jawa dipukuli kakinya yang kena asam urat itu. Jadi infeksi lah kakinya sampai sekarang," katanya Rosmeati, Selasa (13/2/2018).

Sementara pihak Lapas Kelas II A Siantar mengeluarkan surat keterangan dokter nomor 02/SKD/LP/2018 tertanggal 12 Ferbruari 2018 yang ditanda tangani oleh Hichsandri menyampaikan hasil pemeriksaan terhadap Pandapotan.

Selain itu, ada lagi, surat W2.E4.PK.01.07.08 tentang pemberitahuan tahanan sakit atas nama Pandapotan Siagian.

Dalam surat itu, sakit dan keluhan yang dialami Pandapotab adalah luka bernanah kronis, sehingga tidak dapat berjalan, demam, badan lemas, pucat dan tidak nafsu makan, maka harus dirujuk ke Rs untuk mendapatkan pengobatan selanjutnya.

Sementara itu, Dame Pandiangan selaku Penasehat Hukum Pandapotan Siagian menyayangkan sikap yang dilakukan Kejari Simalungun terkesan 'lempar bola' hanya untuk membuat surat izin untuk perobatan.

Saat ini, Dame Pandiangan bersama Rosmeati didampingi keluarganya berupaya agar Pandopatan Siagian dibawa ke RS.

"Kemarin sudah berjanji untuk menyiapkan surat suratnya hari ini. Katanya jam 8 sampai sekarang tidak ada. Bagaimananya kalau keluargannya mengalami kejadian seperti iti. Sudah sekarat, tapi enggak ada pertolongan," kata Dame, seraya menyayangkan sikap Jaksa Doniel Ferdinan yang terkesan enggan memberikan surat izin.

Penulis: Hug. Editor: Aan.