HETANEWS

Penjual dan 2 Kurir Sabu Divonis Bervariasi di PN Simalungun

Terdakwa Ilham dan Bambang (atas) dan terdakwa Azis (bawah) digiring keluar dari ruang siding. (foto/ayu)

Simalungun, hetanews.com - Terdakwa Zulmi Azis Rangkuty (27), divonis 8 tahun penjara, karena terbukti menjual 2 paket sabu kepada terdakwa Ilham Syahputra alias Busuk (23), divonis 6 tahun penjara dan Bambang Suseno (20), dihukum 5 tahun 6 bulan, di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Senin (12/2/2018).

Selain pidana penjara, ketiga terdakwa yang tinggal di Jalan Medan Km 10.5, Nagori Purbasari, Kecamatan Tapian Dolok ini, juga didenda masing-masing Rp 1 miliar subsider 6 bulan penjara.

Majelis hakim, pimpinan A Hadi Nasution, sependapat dengan jaksa, mempersalahkan para terdakwa dengan Pasal 114 (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika jo Pasal 132.

Sebelumnya, jaksa Melnita, menuntut terdakwa Zulmi Azis dengan pidana penjara selama 9 tahun dan terdakwa Ilham bersama Bambang, masing-masing dituntut 8 tahun penjara.

Terungkap dalam persidangan, bermula petugas menangkap terdakwa Ilham dan Bambang, pada Kamis, 7 September 2017, sekira pukul 23.00 WIB, di Jalan Medan Simpang Pondok Baru, Nagori Batu Silangit, Kecamatan Tapian Dolok  atas kepemilikan 2 paket sabu.

Terdakwa Ilham dan Bambang, mengaku membeli sabu dari terdakwa Zulmi Azis Rangkuty seharga Rp 350 ribu.

Sabu tersebut akan diantarkan kepada pemesannya, Pepi (DPO), lalu petugas berhasil mengamankan terdakwa Azis, di rumahnya dengan barang bukti sabu dan perlengkapan alat hisap serta 1 buah ponsel.

Hal yang memberatkan menurut hakim, perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan narkotika. Sedangkan hal yang meringankan, terdakwa bersikap sopan dan belum pernah dihukum.  

Penulis: ay. Editor: gun.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.