Siantar, hetanews.com- Lapangan Merdeka Kota Siantar adalah salah satu tempat yang paling ramai dikunjungi.

Apalagi, baru-baru ini tempat itu sering dijadikan sarana olah raga atau sekedar melepas lelah untuk menikmati suasana di tengah kota.

Karena ramainya pengunjung yang datang ke tempat yang lebih dikenal dengan Taman Bunga itu, hampir seluruhnya sisi tempat itu dipadati kendaraan roda 2 maupun 4.

Seperti di Jalan WR Supratman, Kelurahan Proklamasi, Kecamatan Siantar Barat, yang letaknya persis berhadapan dengan Puja Sera Siantar Hotel, Jumat (9/2/2018).

Tempat itu pun saat ini telah dijadikan lokasi parkir dan dijaga beberapa orang juru parkir (jukir).

Jalan WR Supratman yang dijadikan lokasi parkir. (foto/hug)

Kendati demikian, para pengguna kendaraan bermotor tidak menyadari ada rambu lalu lintas dibubuhkan di tepi jalan, persis di tempat yang dijadikan lokasi parkiran tersebut. Rambu lalu lintas yang dimaksud pertanda larangan parkir.

Rambu itu sebenarnya berfungsi sebagai rambu larangan berhenti di pinggir jalan dengan keadaan mesin mati dan ditinggalkan oleh pemiliknya, atau sama saja dengan kondisi kendaraan terparkir.

Tetapi boleh memberhentikan kendaraan dalam kondisi darurat untuk sementara waktu dengan kondisi mesin hidup, menyalakan lampu segitiga isyarat dan pengendara tidak meninggalkan kendaraannya.

Meskipun demikian, rambu tersebut sepertinya tidak dihiraukan. Para pengunjung yang kebanyakan datang mengendarai sepeda motor tampak masih belum menyadari aturan yang dibubuhkan di tempat itu.

Demikian pula dengan salah seorang jukir yang dimintai tanggapanya. "Bagaimanalah lae. Kalau enggak di sini, kemana lagi kereta (sepeda motor) orang ini dibuat. Enggak mungkin kesana,” ujar pria yang mengaku marga Tampubolon ini seraya menunjukkan Lapangan Adam Malik