HETANEWS

Jual Sabu ke Sekretaris DPRD, Kasat Narkoba Jadi Tersangka

Ilustrasi Polisi. ©2015 merdeka.com/imam mubarok

Maluku, hetanews.com - Kasat Narkoba Polres Seram Bagian Barat (SBB), Iptu YT telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penjualan narkotika golongan satu jenis sabu-sabu kepada Sekretaris DPRD SBB berinisial MT.

Penetapan YT sebagai tersangka setelah Direktur Resnarkoba Polda Maluku Kombes Pol Tien Tabero pada 3 Februari 2017 memerintahkan stafnya bersama Propam Polda melakukan penggeledahan di ruang kerja Kasat Narkoba Polres SBB di Piru.

"Ditresnarkoba Polda Maluku telah menetapkan Iptu YT sebagai tersengka setelah dilakukan penggeledahan di ruang kerjanya pada Kantor Satres narkoba Polres SBB dan menemukan sejumlah barang bukti," kata Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Muhammad Rum Ohoirat di Ambon, Rabu (8/2/2018).

"Ditresnarkoba dan Propam Polda Maluku menemukan uang tunai Rp 36 juta saat melakukan penggeledahan di ruang kerja Kasat dan saat diinterogiasi, yang bersangkutan mengaku sebagian uang tersebut merupakan hasil penjualan narkoba kepada MT," tambah Rum.

Kemudian setelah dilakukan interogasi kepada yang bersangkuan, YT akhirnya mengaku telah menjual narkoba golongan satu jenis sabu-sabu kepada MT.

Selain uang tunai, juga ditemukan pil diduga mengandung Paracetamol, Carysoprodil dan Cafein sebanyak 10 butir yang dikemas dalam sebuah plastik bening.

Sebelumnya Wakapolda Maluku Brigjen Polisi Hasanuddin menjelaskan telah melakukan pemeriksaan terhadap Iptu YT terkait dugaan penjualan satu paket narkotika golongan satu jenis sabu-sabu seharga Rp 1,5 juta kepada Sekwan SBB.

Menurut Wakapolda, dilakukannya pemeriksaan terhadap Iptu YT berawal dari penangkapan MT  pada Senin (29/1/2018) di kamar 103 penginapan Kaweasi II Desa Waimital Kecamatan Kairatu.

Ironisnya, penggerebekan tersebut jutsru dipimpin Kasat Narkoba sendiri bersama sejumlah anak buahnya dan mendapat barang bukti berupa bong, pipet, (butiran) sisa pemakaian sabu, sebutir amunisi kaliber 7.62 mm dan uang tunai Rp 1,1 juta.

Setelah tersangka beserta barang bukti di Mapolres SBB, MT malahan membuat pengakuan kalau barang haram tersebut dibeli dari salah satu anggota Polres berinisial Iptu YT.

Namun saat menjalani proses pemeriksaan pada Dires Narkoba Polda Maluku, Iptu YT membantah barang bukti yang disita dari Sekwan SBB bukan miliknya, sehingga satu anggota Polres lainnya yang diduga ikut terlibat dalam perkara ini akan dipanggil guna dimintai keterangan.

sumber: merdeka.com

Editor: aan.