Simalungun, hetanews.com - Jaksa Barry Sugiharto mendakwa Doni Parulian Sidabariba (22) dan Ricardo Silalahi (31), keduanya warga Kampung Kristen Kelurahan Saribu Dolok Kecamatan Silimakuta (disidangkan dalam berkas t"terpisah) sebagai pemilik sabu dan ganja disidang Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Kamis (7/2/2018).

Menurut jaksa, keduanya ditangkap anggota Polsek Saribu Dolok bersama temannya Roni Ginting (DPO) pada Senin, 28 Agustus 2017 sekira pukul 23.00 WIB di dalam kamar Doorsmeer milik Junerson Sinaga di kampungnya.

Malam itu, petugas yang telah mendapatkan informasi tentang adanya penyalahgunaan narkotika yang dilakukan para terdakwa, langsung menggerebek lokasi tersebut.

Dari dalam kamar yang dibatasi kaca transparan, dua terdakwa dan Roni sedang menghisap sabu dengan duduk berkeliling menggunakan botol yang dilobangi dengan 3 pipet dan kaca pirex yang bekas dibakar. Selain itu polisi menyita sepaket sabu dan 24 plastik klip kosong serta 1 klip ganja seberat 4,20 gram.

Perbuatan terdakwa dijerat dengan pasal 112 (1) dan pasal 127 huruf a UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Persidangan siang itu juga mendengarkan keterangan saksi polisi yang melakukan penangkapan. Keterangan saksi juga dibenarkan oleh para terdakwa.

Untuk mendengarkan keterangan saksi lainnya, majelis hakim pimpinan A Hadi Nasution dibantu Panitera Jonny Sidabutar menunda persidangan hingga sepekan.