HETANEWS.COM

Miliki Ganja, Tukang Pangkas Diganjar 4 Tahun Penjara

Terdakwa Pirman Jaya Saragih Simarmata, digiring petugas keluar dari ruang sidang. (foto/ayu)

Simalungun, hetanews.com - Pirman Jaya Saragih Simarmata (24), penduduk Dusun Gaja Pokki, Nagori Urung Pane, Kecamatan Purba, diganjar 4 tahun penjara, di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Senin (5/2/2018).

Terdakwa yang berprofesi sebagai tukang pangkas ini, dipersalahkan melanggar pasal 111 (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Selain pidana penjara, terdakwa juga didenda Rp 800 juta subsider 3 bulan penjara.

Vonis majelis hakim, A Hadi Nasution, Nasfi dan Hendrawan Nainggolan, tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa David L Sipayung yang sebelumnya menuntut pidana penjara selama 5 tahun.

Hal yang meringankan karena terdakwa bersikap jujur dan belum pernah dihukum. Sedangkan hal yang memberatkan, terdakwa tidak mendukung pemerintah dalam pemberantasan narkotika.

Terungkap di persidangan, terdakwa ditangkap polisi saat pulang menuju rumahnya, pada Rabu, 26 Juli 2017, sekira pukul 17.00 WIB, di jalan Besar Simpang Gaja Pokki, Nagori Bunga Sampang, Kecamatan Purba.

Sore itu, terdakwa baru saja menutup kios pangkasnya dan pulang mengendarai sepeda motor CS One tanpa plat. Petugas menyita 3 amp ganja dari saku terdakwa seberat 1,44 gram.

Pirman, mengaku membeli ganja dari marga Manurung (DPO) seharga Rp 50 ribu. Ganja tersebut diantar Manurung ke kios, tempat terdakwa bekerja.

Atas vonis tersebut terdakwa didampingi pengacara, Antoni Sumihar Purba, menyatakan terima.

"Saya terima pak hakim," kata terdakwa. Persidangan dibantu panitera Hisar Simarmata, dinyatakan selesai dan ditutup.

Penulis: ay. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan