Fri 17 Aug 2018

Sempat 'Bungkam', Kasat Narkoba Polres Siantar Beberkan Hasil Tes Urine Camat Sinunukan

Hasil test urine Camat Sinunukan, Ridho Lubis. (foto/res)

Siantar, hetanews.com - Setelah sempat 'bungkam' saat ditanya tentang tes urine Camat Sinunukan, Ridho Lubis dengan kedua orang temannya, kini Kasat Reserse Narkoba Polres Siantar, AKP Mulyadi, angkat bicara, Senin (5/2/2018), sekira pukul 12.00 WIB.

Mulyadi menerangkan, bahwa tes urine yang dilakukan pihaknya hanya berkisar sekitar 5 menit saja.

"Kalau hanya tes urine saja sekitar lima menit saja, kecuali kalau narkobanya (sabu) itu, baru di laboratorium Medan sana," kata AKP Mulyadi saat ditemui di ruangannya.

Bahkan saat ditanya, apakah benar, ketiga orang yang telah ditetapkan menjadi tersangka yakni, Dedi Sumardi (31), Muhammad Marzuki Efendi (20), dan Imam Reza Ansyari Lubis (27), benar menggunakan sabu itu di dalam mobil? Kemudian Mulyadi membenarkannya.

"Memang benar, mereka (Dedi, Efendi, dan Reza, red) menggunakan sabu itu di dalam mobil, saat Camat itu dengan kedua orang temannya sedang makan di rumah makan, tepatnya di Padang Sidempuan," ucap Mulyadi.

Itu pun, masih kata Mulyadi, saat ditanya pada ketiga tersangka, apakah Camat itu menggunakan barang tersebut, mengatakan kalau bersangkutan tidak mengetahui sama sekali kalau mereka menggunakan sabu tersebut.

Selain itu, Mulyadi juga menerangkan, mereka bertiga (tersangka) menggunakan sabu itu dikarenakan agar tidak ngantuk di perjalanan.

Hasil test urine ketiga tersangka yang ditunjukkan Sat Narkoba Polres Siantar kepada para awak media. (foto/res)

Baca Juga : GANS Minta Polres Siantar Terbuka Soal Hasil Test Urine Camat Sinunukan

Lihat Juga : Video- Oknum Camat Melawan Polantas Saat Razia, Ditemukan Narkotika, Dilepas Saat Diperiksa

"Jadi dari pengakuan tersangka, mereka menggunakan narkoba itu agar tidak mengantuk di perjalan karena kan itu jauh," ungkap Mulyadi, menirukan kembali pembicaraan ketiga tersangka.

Bukan hanya menerangkan saja, AKP Mulyadi juga memperlihatkan hasil tes urine. Juga menunjukkan alat untuk tes urine kepada Camat tersebut.

"Ini hasilnya, kalau ada 2 keluar garisnya berarti negatif. Tidak seperti ketiga tersangka hanya mengeluarkan 1 garis saja," pungkas Mulyadi sembari menunjukkan hasil tes urine kepada sejumlah para awak media.

Dalam hal ini juga Ridho Lubis dengan kedua rekannya, wajib lapor dalam waktu seminggu sekali.

"Untuk Camat dan kedua rekannya, kita haruskan wajib lapor seminggu sekali, tapi dikarenakan jauh, kemungkinan nanti lewat via telepon," papar Mulyadi ketika berada di ruangannya.

Selain itu, kata Mulyadi, besok akan melakukan gelar perkara atas penangkapan yang dilakukan oleh Sat Lantas Polres Siantar.

"Dan akan saya beri kesempatan kepada media untuk bertanya kepada tersangka dan juga Camatnya," kata Mulyadi.

Penulis: res. Editor: gun.
Komentar 1
  • Joni Purba
    Kok gak yakin aku ya? Alasan pakai narkoba biar jangan ngantuk jadi pembenaran. Bekawan sama pemakek gak ikut jadi pemakek? Penuh ketidakyakinan.