HETANEWS

Soal Ketahanan Pangan, Ini Harapan Warga Untuk Balon Gubsu, JR Saragih

Simalungun, hetanews.com - Wilayah Pantai Barat yang diprediksi merupakan daerah lumbung suara pasangan Bakal Calon (Balon) Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara, Jopinus Ramli Saragih-Ance Silean, terdapat berbagai potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang dinilai patut mendapat perhatian lebih.

Kabupaten Simalungun adalah salah satunya. Daerah otonom dengan slogan Habonaron Do Bona ini dinobatkan sebagai wilayah pertama penghasil benih padi untuk suplai beras Provinsi Sumatera Utara.

Kendatipun demikian, warga di Kabupaten Simalungun masih sangat mengharapkan peran serta pemerintah daerah (pemda), terutama kepada Balon Gubernur, untuk lebih memprioritaskan potensi bidang pertanian di Pantai Barat Sumut, utamanya kepada Jopinus Ramli Saragih, selaku Bupati Simalungun sekaligus Balon Gubernur.

Hal ini dipandang perlu, mengingat hampir sebagian besar jumlah penduduk di Sumut berprofesi sebagai petani. Begitu yang disampaikan Syapril Nasution, salah seorang petani, saat ditemui hetanews.com, Minggu (4/2/2018).

"Masyarakat hampir semuanya bekerja petani, saya menilai Balon Gubernur termasuk JR Saragih, agar lebih perhatikan potensi yang ada di daerah kalau terpilih jadi Gubernur," ujarnya.

Sambungnya, bilapun bukan sosok Jopinus yang terpilih, dirinya mengaku berharap kepada kedua pasangan lainnya, agar bijak dalam mengambil keputusan dan mempertimbangkan nasib petani.

"Tidak hanya padi, komoditas kopi, jagung dan lain-lain ada di Simalungun. Saya pribadi berharap JR Saragih yang mimpin Sumut, karena mungkin dia udah tahu soal potensi daerah, termasuk Simalungun," imbuhnya.

Terpisah, Bintara Gultom, petani jagung asal Kecamatan Sidamanik, mengutarakan perlunya sosialisasi pertanian dari dinas terkait, guna menemukan solusi untuk masalah ketahanan pangan dan persediaan barang produksi pabrik yang bahan bakunya berasal dari petani.

"Banyak industri yang membutuhkan bahan pokok dari petani. Sebaiknya semua Balon Gubernur enggak anggap remeh sama persoalan ketahanan pangan, terutama untuk Sumatera Utara ini ya," pungkas Bintara.

Disinggung soal dukungan terhadap salah satu balon yang memiliki perhatian terhadap persoalan pertanian, pemuda 24 tahun ini mengaku belum menaruh perhatian khusus terhadap situasi Pilgubsu.

"Saya enggak tau, belum ada dukungan untuk sekarang. Tetapi yang pasti, ketiga pasangan Balon Gubernur memiliki ciri khas sendiri. Saya belum dengar visi misi mereka secara langsung, untuk sekarang saya masih liat-liat dulu mana calon yang tepat," tandasnya diiringi senyuman.

Penulis: tim. Editor: aan.