HETANEWS

Oknum Camat Dilepaskan, Kasat Narkoba 'Bungkam' Ditanya Hasil Tes Urine

Oknum Camat Ridho Lubis saat diamankan personil Sat Lantas Polres Siantar.

Siantar, hetanews.com - Kasus penangkapan mobil yang ditumpangi oknum Camat Sinunukan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Ridho Lubis dengan ditemukannya paket sabu menimbulkan tanda tanya dan kejanggalan. 

Pasalnya dari 6 orang yang diamankan, termasuk oknum Camat, hanya 3 orang ditetapkan tersangka.

Baca: Sat Narkoba Siantar Tetapkan 3 Tersangka Pengguna Sabu, Oknum Camat Dijadikan Saksi

Ridho hanya dijadikan saksi, dengan alasan tidak mengetahui jika ketiga tersangka membawa sabu di dalam mobil itu. Informasi lainnya, jika dilakukan tes urine terhadap Ridho dan hasilnya dinyatakan negatif memakai narkoba. Sehingga ini menjadi dasar Ridho 'dibebaskan'. 

Sementara diketahui Ridho dan teman-temannya hendak berangkat ke Medan untuk menghadiri pesta.

Mobil yang mereka tumpangi juga sempat menerobos razia yang dilaksanakan Satuan Lalu Lintas Polres Siantar, di Jalan Medan Km 6,5 Kelurahan Tanjung Tongah,  Kecamatan Siantar Martoba, Sabtu (3/2/2019). Hingga akhirnya mobil berhasil diberhentikan petugas dan ditemukan paket sabu saat dilakukan penggeledahan.

Sayangnya, Kasat Narkoba AKP Mulyadi terkesan 'bungkam'saat dikonfirmasi soal hasil tes urine terhadap oknum Camat tersebut. 

Pasalnya jika pun dilakukan tes urine terhadap oknum Camat itu, hasilnya bisa langsung diketahui berselang dalam hitungan jam. Sementara diketahui jika butuh waktu beberapa hari untuk mengetahui hasil tes urine.  Selain itu, tes urine juga dilakukan di Laboratorium yang ada di Medan.

AKP Mulyadi saat dipertanyakan mengenai hasil tes urine terhadap oknum Camat itu tak ada memberikan jawaban. Konfirmasi via WhatsApp (WA) hanya dibaca orang nomor 1 di Sat Narkoba itu tanpa ada balasan. 

Penulis: res. Editor: aan.