Sebulan Usai Dikerjakan, Proyek Miliaran Rupiah Sudah Rusak dan Ditambal di Samosir

Jamontang Simarmata ketika di lokasi melihat cor beton, di penambalan jalan aspal hotmix yang belum sebulan selesai dikerjakan. (foto/abidan simbolon)

Samosir, hetanews.com - Proyek peningkatan jalan yang anggarannya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Samosir tahun anggaran 2017 yang diposkan di Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang), sangat mengherankan.

Pasalnya, temuan di lapangan telah dilakukan perbaikan, di beberapa titik pekerjaan, seperti penambalan.

Sementara, jika dihitung usia selesainya proyek yang berjudul 'Peningkatan Jalan Lumban Sihombing Segmen I', belum berumur 1 bulan.

Penambalan tersebut, pun ditemukan metode teknis yang aneh. Beberapa titik patching tersebut bukan malah ditambal aspal hotmix, melainkan dicor pakai beton.

Direktur Lembaga Investigasi Gerakan Anti Korupsi (Lingkari) Kabupaten Samosir, Jamontang Simarmata, merasa heran dan bingung bagaimana cara kerja di proyek yang digadang-gadang sebagai proyek tuntas tersebut, saat berada di lokasi pekerjaan, pada Rabu, 31 Januari 2018 lalu.

Papan informasi pekerjaan. (foto/abidan simbolon)

"Wah, pekerjaan ini kan pada bulan Desember 2017 lalu. Saya heran dan baru pertama lihat, ada penambalan jalan hotmix menggunakan cor beton. Sudah adakah metode ini diperencanaan Kabupaten Samosir," ujar Jamontang dengan nada tanya.

Jamontang mempertanyakan, proyek yang bernilai Rp 20.144.818.000 itu belum satu bulan sudah rusak.

"Ada apa, kok proyek miliaran rupiah sudah rusak. Lingkari akan mempertanyakan itu ke Dinas PUPR," pungkas Jamontang.

Senada dengan Sekretaris LP Tipikor Nusantara Kabupaten Samosir, Tumbur Habeahan melihat kualitas pekerjaan yeng telah rusak tersebut.

Tumbur menilai, bahwa Dinas PUPR terlalu memberanikan instansinya dengan membenarkan progres itu telah serah terima pertama pekerjaan.

"Apakah serah terima pertama pekerjaan ini sudah sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB) dikontrak. Kami menduga, pekerjaan ini tak sesuai kontrak kerja," ungkap Tumbur.

Padahal, Bupati Samosir, bersama instansi terkait sudah berulangkali melakukan monitoring proyek yang dikerjakan PT Bona Jati Mutiara tersebut.

 

Penulis: Abidan. Editor: gun.
Komentar 1