Siantar, hetanews.com -  Vania Asina boru Siahaan yang masih 2,5 bulan harus menjalani hidup, tidak seperti anak bayi normal biasanya.

Vania harus meminum susu bukan dari mulutnya, tetapi dari hidungnya melalui selang. Sebab kemampuan Vania untuk meminum susu dari mulut sangat terbatas, dikarenakan penyakit yang dideranya, yakni mengalami bocor jantung.

Ibu Vania, Hernica boru Tampubolon menceritakan bagaimana selama ini mengasuh Vania. Hal yang sangat ditakuti Hernica ketika Vania, mengalami sesak nafas.

Baca Juga: Kado dari Tuhan Karena Kasih Nya, Hasiholan: Tuhan Berikan Semangat Hidup pada Saya dan Keluarga dari Vania

Dia begitu terluka melihat anak perempuan semata wayang tersebut, menahan sakit yang dideranya.

"Kalau dah sesak itu, perutnya membengkak, dadanya membesar terus. Bagaimanalah kalau orang sesak nafas, dan melihat itu, kita rasakan kayak sakit sekali, bahkan dia mau menangis," cerita Hernica, Rabu (31/1/2018).

Hernica juga menjelaskan, selang yang berada di hidung Vania berguna untuk memasukkan susu, sehingga putrinya itu menerima asupan nutrisi. Sebab melalui mulut Vania, mengalami keterbatasan.

"Kalau selang ini namanya selang NGT. Dari sini lah dia minum susu, karena dari mulut itu tidak boleh banyak, dan dia kadang engga mau kalau dari mulut. Jadi caranya disuntikan susu itu dari selang," jelasnya.

Setiap sekali seminggu, selang yang dihidung Vania harus diganti dan inilah menjadi rutinitas setiap minggu yang dilakukan oleh Hasiholan dan Hernica selaku orang tuany.

Kedua orang tua Bania ketika menceritakan kondisi putrinya. (foto/tom)

"Setiap minggu kita ke RSVI (Rumah Sakit Vita Insani) untuk mengganti selang dan suntiknya karena engga sembarangan bikinnya ini," ucapnya.

Selain rutinitas mengganti selang tersebut, sekali sebulan, Hasiholan dan Hernica harus menggantarkan Vania untuk melakukan chek up ke RS Adam Malik.

"Awalnya sekali seminggu, tetapi karena kata dokter melihat kondisi keuangan kami dan tidak punya keluarga di Medan, belum lagi biaya lain terlalu berat, jadi sekali sebulan chek up," sebutnya.

Menurut Hernica, sebenarnya dokter sudah menyarankan agar Vania dioperasi. Namun operasi tersebut hanya bisa dilakukan di Jakarta yakni, RS Harapan Kita.

Hal inilah yang menjadi kendala bagi Hasiholan dan Hernica, sebab dengan keterbatasan keuangan yang mereka alami, harus menunda operasi tersebut.

"Memang kalau biaya rumah sakit adanya BPJS Kesehatan. Tetapi kan biaya untuk ongkos ke sana, terus biaya hidup di sana. Kata teman yang juga mengalami seperti ini, setelah operasi, 2 bulan kemudian baru diperbolehkan pulang. Belum lagi masalah obat-obat yang tidak tercover sama BPJS. Padahal saya sekarang tidak bekerja lagi karena fokus mengurusi Vania. Istri sah hanya ibu rumah tangga," kata Hasiholan  menceritakan keluh kesahnya.

Selama ini, kata Hasiholan, untuk kehidupan sehari-hari, banyak dibantu teman-teman dan keluarga yang memberikan simpatik kepada mereka.

"Beruntunglah ada teman-teman dan keluarga yang berbaik hati, mau membantu kami selama ini," katanya.

Hasiholan dan istrinya, mengharapkan adanya bantuan dari orang yang tergerak hatinya untuk membantu mereka.

"Memang kalau kata dokter, yang ideal berat badannya itu 3 kilogram. Sedangkan Vania saat ini beratnya hanya 1,7 kilogram. Kata dokter, berat badannya tidak bertambah karena sakitnya. Kalau menunggu berat badannya sampai 3 kilogram, sampai kapan? Makanya disuruh dokter sudah bisa operasi. Tetapi operasinya di Jakarta, dan harus membutuhkan biaya yang banyak di sana. Itu yang sekarang kita pikirkan, mudah-mudahanlah ada yang mau membantu kami," kata Hernica berharap.