Karo, hetanews.com - Kota wisata Berastagi adalah salah satu tempat cagar alam wisata yang indah di Sumatera Utara. Sering dikunjungi oleh banyak wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara.

Keberadaan gedung Tourist Information Centere Berastagi, nantinya harus dimaksimalkan fungsinya sebagai pusat informasi wisata di Kabupaten Karo.

Pembangunan gedung ini sudah cukup bagus, harus dikelola dan dirawat Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Karo sebaik-baiknya.

"Jangan nanti rusak karena tidak di fungsikan. Tapi kalau rusak karena difungsikan tidak masalah. Touris harus merasakan manfaat gedung ini sesuai dengan fungsinya," sebut Bupati Karo, Terkelin Brahmana saat meninjau Gedung Tourist Information Centre Berastagi yang berada di Jalan Gundaling No 1 Berastagi, Rabu (31/1/2018).

Namun, dalam kunjungannya tersebut, Bupati Karo mengaku sedikit kecewa, karena bagian belakang gedung terlihat lahan yang kosong dibiarkan apa adanya. Menurutnya, lahan yang kosong harus dipagar, tanam bunga-bungaan, baik di depan maupun di bagian belakang. Jangan dibiarkan seperti 'terlantar', sehingga nanti ditertawain masyarakat.

"Gedungnya bagus tapi gersang. Nah untuk itu sekeliling gedung ini tata dengan baik. Toilet harus bersih dan harum serta berfungsi dengan baik," paparnya.

Bupati Karo juga menyarankan bagian samping sebelah badan jalan agar dibersihkan dari sampah yang menumpuk. “Kalau belum ditata dengan rapi, belum bersih, saya tidak mau meresmikan gedung ini,” tegas Terkelin Brahmana.

Sekretaris Dispar Kabupaten Karo, Kasman Sembiring, mengaku akan menata gedung pusat informasi wisata Berastagi seperti yang diperintahkan Bupati Karo."Bunga-bungaan seputaran kantor akan diperbanyak, katanya. Gedung tourist informasi center juga akan dirapikan dan dibersihkan, semuanya akan ditata," ujarnya.

Bupati juga mengungkapkan sebagian nanti gedung Tourist Information Centre Berastagi akan diberikan kepada Polres Tanah Karo untuk digunakan Satuan Lalu Lintas.

"Kita harus hormati tugas Sat Lantas Polres cukup berat menjaga ketertiban lalu lintas seputaran kota wisata Berastagi. Dengan gedung ini, kita berharap Sat Lantas Polres Tanah Karo merasa nyaman dalam menjalankan tugasnya,” ujar Terkelin Brahmana.

Nantinya kantor Sat Lantas yang selama ini berada di badan jalan bundaran, persisnya di depan kantor Pos Berastagi akan dijadikan taman kota dilengkapi dengan lampu-lampu taman.

“Geriten sebagai simbol budaya Karo akan dibangun sebanyak 5 buah. Sehingga nantinya wajah kota sejuk Berastagi semakin indah, berbudaya dan berseni. Lokasi taman akan disesuaikan dengan selera penikmat wisata berselfi ria, kita harus memanjakan wisatawan agar betah di Berastagi,” tutur Terkelin Brahmana.