HETANEWS

Pulang Gereja, Kalung Emas Boru Marpaung Pindah Tangan

Korban, boru Marpaung dengan menggunakan baju kuning ketika berada di Polsek Siantar Timur. (foto/res)

Siantar, hetanews.com - Selesai melakukan ibadah di gereja, kalung emas milik Boru Marpaung (65), pindah tangan setelah dijambret, di Jalan Labu, Kelurahan Tomuan, Kecamatan Siantar Timur.

Terjadinya penjambretan itu Minggu (28/12018) siang, di mana korban pada saat itu hendak pulang ke rumahnya di Jalan Labu.

Namun, pada saat kalung emasnya dijambret, Boru Marpaung ini tidak langsung melaporkan kejadian itu ke polisi, melainkan mencari tau siapa tersangka yang telah melakukan penjambretan terhadap dirinya. 

Alhasil, pencarian itu hanya sia-sia saja, sehingga akhirnya korban memutuskan untuk membuat laporan ke Polsek Siantar Timur, Senin (29/1/2018) sekira pukul 11.30 WIB. 

Boru Marpaung ketika ditanyai di Polsek Siantar Timur mengatakan, kalau awalnya dia pergi ibadah di Gereja HKI Marihat menaiki sepeda motor dengan seorang putrinya.

“Saya waktu pergi ke gereja dibonceng sama Boruku (anak perempuan), tapi gak usahlah ditulis namanya," kata Boru Marpaung sembari tertawa. 

Namun setelah pulang dari gereja dan mau pulang ke rumah korban dibonceng putrinya. Dan saat di perjalanan pulang, dari belakang mereka sudah diikuti seorang pemuda dengan mengendarai sepeda motor bebek. 

"Kami sudah diikuti dari belakangnya, tapi tidak menaruh curiga dan putri saya yang membawa sepeda motor terus saja berjalan. Tiba-tiba saja pelaku memepetkan sepeda motornya ke kanan lalu menarik kalung emas saya dan pelaku langsung tancap gas. Satu orang pelakunya itu pun masih doli-doli (anak lajang,red)," ungkapnya ketika berada di ruang tunggu Polsek Siantar Timur. 

Terkait hal itu, Kapolsek Siantar Timur, Iptu Elman Tampubolon mengatakan, telah menerima laporan dari korban dan pihak Kepolisian juga telah mengamankan terduga pelaku penjambretan tersebut. 

"Cuma saja terduga pelaku belum bisa ditetapkan sebagai tersangka, dan pelaku masih sebatas diamankan saja dan korban masih kita periksa," tutur Elman.

Penulis: res. Editor: gun.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.