Sergai, hetanews.com - Kantor Bupati Serdang Bedagai (Sergai) yang dibanggakan masyarakat di daerah itu saat ini sudah menginjak usianya 14 tahun.

Sergai juga sudah mendapatkan berbagai predikat dan penghargaan sebagai Kabupaten yang diunggulkan dan terbaik di Sumatera Utara (Sumut), bahkan sampai tingkat nasional.

Namun kalau dilihat di lingkungan perkantoran Bupati Sergai alangkah sedihnya. Semua itu tidak terlepas dari kinerja Kepala Bagian Umum (Kabag Umum) yang cuek dan masah bodoh.

Hal ini terlihat dari penumpukan batu paving block yang tidak pada tempatnya, sampah dan bebatuan yang menumpuk di sudut-sudut gedung perkantoran.

Bahkan beberapa hari yang lalu, Wakil Bupati Sergai, Darma Wijaya marah besar melihat sampah yang berserakan di selokan. Bahkan intinya menegaskan, kalau tidak sanggup agar mundur dari jabatannya.

Tumpukan paving block yang tidak pada tempatnya.(foto/sutrisno)

Terkait dengan marahnya Wabup Sergai, hetanews.com mencoba menghubungi Kabag Umum, Safran melalui telepon selulernya tidak aktif. Dan ditemui di ruangannya tidak pernah ada.

Menurut informasi dari sesama pejabat Pemkab Sergai, jika kantor nya sudah pindah.

Menyikapi hal iti, Ketua LSM NGO HDIS Sergai, Aswat Sirait yang dikenal Ucok Ompong mengatakan, Bupati Soekirman seharusnya bisa melihat dan menilai sampai di mana Safran sebagai Kabag Umum bisa mengkondusifkan kinerja di lingkungan Pemkab setempat.

Pasalnya sebelumnya adem ayem dan tidak pernah menimbulkan masalah. Namun dilihat saat ini kondisinya jauh berbeda.

"Kita mohon kepada Bupati Sergai untuk segera mengganti Safran sebagai Kabag Umum yang cuek dan masa bodoh dengan kinerja yang dijabatnya. Jangan takut karena diduga dia (Safran) orang titipan," ungkap Ucok, Minggu (28/1/2018).