Labuhanbatu, hetanews.com - Satuan Lalu lintas (Sat Lantas) Polres Labuhanbatu, tingkatkan kegiatan razia rutin untuk menekan angka kecelakaan, di wilayah hukumya.

Razia tersebut dilaksanakan di Kalan HM Said Simpang  Hocklie Rantauprapat, Rabu (24/1/2018) pagi.

Kasat Lantas AKP Sawangin mengatakan, tercatat  dari tanggal 1 hingga 24 Januari 2018, kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Labuhanbatu sudah mencapai 21 kejadian dengan korban meninggal dunia sebanyak 20 orang, 5 orang mengalami luka berat dan 22 orang luka ringan serta kerugian mencapai 114. 900.000.

"Itu sebabnya kita tidak henti-hentinya melaksanakan stay sioner dan hunting sistem maupun patroli serta kegiatan dikyasa, seperti penyuluhan dan pemasangan baliho untuk mengurangi angka kecelakaan yang terbilang tinggi," ujarnya

Selain itu, razia rutin ini juga untuk memberi efek jera pada pelanggar lalu lintas yang terjaring razia.

"Dengan razia kita lakukan penilangan, baik kendaraan yang tidak melengkapi surat - surat dan SIM serta STNK, maupun pada pengendara yang tidak melengkapi atribut berkendara," jelasnya

Sawangin menegaskan, untuk pembayaran denda, pihaknya tidak menerima titipan dari pelanggar. Sebab tambahnya, Polri telah membuat MoU dengan pengadilan, kejaksaan dan BRI terkait e-tilang. "Pelanggar dapat langsung membayar melalui BRI, tanpa harus mengikuti sidang," katanya. 

Sawangin juga menghimbau, bagi masyarakat penguna jalan untuk senantiasa tertib berlalu lintas untuk menjaga keselamatan dalam berlalu lintas.