HETANEWS

Bupati Karo Tinjau Potensi Wisata Namo Karang

Usai meninjau, Bupati Karo, Terkelin Brahmana, didampingi Dandim 0205/TK, Letkol Inf. T Rizal Batubara, Kepala Bappeda, Nasib Sianturi dan para Kades se Kecamatan Juhar saat foto bersama di lokasi objek wisata Namo Karang. (foto/charles)

Karo, hetanews.com - Bupati Karo, Terkelin Brahmana, bersama Dandim 0205/TK, Letkol Inf. Taufik Rizal Batubara, Kepala Bappeda, Nasib Sianturi, Ketua Komisi A DPRD Karo, Iriani Tarigan, tinjau potensi objek wisata Namo Karong, di Desa Kidupen, Kecamatan Tiga Binanga, Selasa (23/1/2018).

Menurut  Bupati,  “sebagai objek wisata baru,  Namo Karang sangat berpotensi dikembangkan untuk pemasukan desa kalau dikelola dengan baik. Karena itu, kepada pemerintah desa segera lakukan koordinasi dengan masyarakat setempat,  supaya secepatnya  infrastruktur jalan menuju objek wisata Namo Karang dibenahi. Mustahil wisata Namo Karang bisa maju kalau infrastrukutur jalannya tidak bagus,” ujar Terkelin.

 “Karena itu, kepada Camat Juhar, Pemerintah Desa dan stakeholder berkoordinasi untuk membuat usulan pembangunan jalan wisata kepada Pemerintah Kabupaten Karo, supaya nantinya di P-APBD 2018 dana pembangunannya dapat ditampung dan dikerjakan tahun ini juga,”kata bupati.

 “Bentuk segera Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) kalau belum ada, kalau sudah didirikan benahi Sumber Daya Manusianya (SDM), agar nantinya Bumdes itu sendiri yang mengelola objek wisata itu,”saran Bupati Karo.

Sebelumnya, Kepala Bappeda, Nasib Sianturi, menyarankan kepada Kepdes Kidupen supaya melakukan musyawarah dengan masyarakat desa Kidupen dalam raangka rencana  pelebaran dan pembangunan  jalan menuju objek wisata Namo Karang.

“Kita akan merencanakan pembangunan sekaligus pelebaran jalan menuju Namo Karang standard jalan kabupaten, artinya jalan yang dilebarkan itu nantinya selebar 8,5 meter dengan ketentuan tidak ada ganti rugi. Kalau masyarakat setuju, pihak pemerintah akan segera membentuk tim untuk melakukan survey. Selanjutnya Pemkab Karo akan segera menganggarkan dananya di P-APBD 2018, dan kalau sudah ditampung, pembangunannya akan segera dilaksanakan tahun ini juga,”ujar Sianturi.

Karena itu kepada camat, kepdes dan masyarakat segera bermusyawarah, buat surat dukungan warga, tanda masyarakat pelebaran jalan setuju dann tidak menuntut ganti rugi, tandas Kepala Bappeda.

Dikesempatan itu,  ketua Komisi A DPRD Karo, Iriani Tarigan sangat setuju kalau objek wisata Namo Karang dapat segera dibenahi. Karena objek wisata salah satu pendapatan desa. Serahkan kepada Bumdes untuk mengelolanya, kata Iriani.

Dandim 0205/TK Letkol Inf.Taufik Rizal Batubara mengatakan, objek wisata salah satu sumber peningkatan ekonomi masyarakat. “Karena itu benahilah, peliharalah, manfaatkanlah potensi wisata yang ada untuk  mensejahterakan kehidupan masyarakat, kami siap membantu  msyarakat melalui kegiatan TMMD dan Karya Bakti TNI,”ujar Dandim.

Penulis: charles. Editor: gun.