HETANEWS.COM

Nenek 'Ratu' Sabu Dihukum 6 Tahun Penjara

Mak Cum saat mengikuti persidangan di PN Tebingtinggi. (foto/ver)

Tebingtinggi, hetanews.com - Terbukti bersalah di depan persidangan Pengadilan Negeri (PN) Tebingtinggi, majelis hakim yang diketuai Sangkot Tobing akhirnya menjatuhi hukuman penjara selama 6 tahun penjara, buat terdakwa  Sumiarti alias Mak Cum, Selasa (23/1/2018).

Putusan itu, 3 tahun lebih ringan dari tuntutan jaksa, Risky dan Sai Sintong dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Tebingtinggi pekan lalu buat terdakwa nenek 'ratu' sabu berumur  63 tahun, warga Jalan P Samosir, Kelurahan Persiakan, Kecamatan Padang Hulu yang pernah dihukum pengadilan setempat atas kasus narkoba.

Dalam dakwaan dan keterangan para saksi, bahwa terdakwa Mak Cum, dikatakan pada hari Senin, 17 Agustus 2017 lalu, sekira pukul 00.30 WIB,  di Jalan Pulau Seribu Lingkungan III, Kelurahan Persiakan, tepatnya di belakang rumah terdakwa, ditangkap petugas.

Mak Cum ditangkap pada Minggu, 6 Juli 2017, pukul 19.00 WIB. Saat itu, UTE (DPO) datang ke rumah terdakwa untuk mengantarkan narkotika jenis sabu sebanyak 1 bungkus plastik transparan kecil seharga Rp 8.000.000.

UTE mengatakan kepada terdakwa 'ini barangnya mak jualkan'. Lalu terdakwa dan UTE sepakat untuk dibayar setelah sabu tersebut laku terjual.

Selanjutnya, sebagian sabu tersebut, terdakwa bagi atau masukkan kedalam 3 bungkus plastik klip transparan. Kemudian sabu tersebut, semuanya terdakwa masukkan ke dalam 1 lembar tisu dan disimpan di dalam tas.

Setelah itu, sekitar pukul 19.30 WIB, saksi M Sahdan Saragih alias Popo (berkas terpisah) datang ke rumah terdakwa, menanyakan apakah sudah ada sabu. Kemudian terdakwa menyerahkan 1 bungkus plastik kecil sabu seharga Rp 1.000.000.

Mendengar bahwa Popo ditangkap polisi,  terdakwa bangun dan mengambil tas terdakwa berisi 2 bungkus plastik kecil transparan sabu.  

Kemudian terdakwa pergi bersembunyi di belakang rumah dengan posisi jongkok. Namun terdakwa berhasil ditemukan oleh pihak kepolisian. Kemudian terdakwa ditangkap pihak Kepolisian dan dilakukan penggeledahan terhadap tas terdakwa dan ditemukan sabu.

Saat ditangkap petugas, barang bukti 2 bungkus plastik klip berisi kristal putih dengan berat netto 7,24 dan 1 botol plastik berisi 25 ml urine.

Penulis: ver. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan