HETANEWS
CITIZEN JOURNALISM

Dalam Sebulan Polres Simalungun Ungkap 17 Kasus Narkotika dan 30 Tersangka

Kapolres Simalungun, AKBP Marudut Liberty Panjaitan saat menunjukkan barang bukti sabu.

Simalungun, hetanews.com - Dalam bulan Januari tahun 2018, jajaran Polres Simalungun berhasil mengungkap tindak pidana penyalahgunaan dan peredaran narkotika sebanyak 17 kasus.

Dengan tersangka sebanyak 30 orang. Sedangkan barang bukti yang ditemukan bernilai ratusan juta rupiah.

Keberhasilan pengungkapan kasus narkotika tersebut disampaikan Kapolres AKBP Marudut Liberty Panjaitan saat memimpin press release terkait di Lapangan Aspol Polres Simalungun Jalan Sangnaualuh Kota Siantar, Selasa (23/1/2018).

Tampak hadir, Kasat Resnarkoba Polres Simalungun AKP Marnaek Ritonga, Kapolsekta Tanah Jawa Kompol M Silaen, Kapolsek Bangun AKP Putra J Purba, Kapolsek Perdagangan AKP Daniel A Tambunan dan Kapolsek Serbelawan AKP Edi Sukamto.

Kapolres menjelaskan, pada Satuan Reserse Narkoba telah berhasil mengungkap 11 kasus, 23 tersangka (20 laki-laki dan 3 perempuan), dengan barang bukti berupa sabu sebanyak 22,71 gram, ganja 6 gram dan ekstasi 1 butir. Sementara pasal yang dipersangkakan yakni Pasal 114 ayat (2), (1), Pasal 112 ayat (2), (1), Pasal 111 ayat (1), Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009.

Polsekta Tanah Jawa telah berhasil mengungkap sebanyak 3 kasus dengan 3 tersangkan dan barang bukti sabu sebanyak 7 gram.

"Sementara Polsek Bangun berhasil mengungkap 1 kasus dengan 1 orang tersangka," sebut Marudut.

Sementara barang bukti 1 bungkus paket besar plastik klip transparan diduga berisikan sabu seberat ± 1 ons seharga Rp 90 ribu, 1 bungkus paket besar seberat 4 gram seharga Rp 4 juta, 4 bungkus paket sedang seberat ± 5 gram seharga Rp 5 juta, 7 bungkus paket kecil seharga Rp 700 ribu, 85 plastik klip kecil kosong, 48 plastik klip sedang kosong, 7  plastik llip besar kosong, 1 unit timbangan elektrik merk IS warna hitam, 1 unit handphone (HP) Nokia warna hitam, 1 buah kuali besar, 1 buah dandang besar, 1 unit sepeda motor Yamaha Jupiter MX warna hitam dengan nomor polisi (nopol) B 4283 BEW, uang senilai Rp 900 ribu, erta 1 buah plastik asoy yang dalam keadaan tertempel lakban warna putih.

Pasal yang dipersangkakan yakni Pasal 114 ayat (2) Subs Pasal 112 ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun.

Untuk Polsek Serbelawan berhasil mengungkap 1 kasus dengan 1 tersangka, barang bukti sabu sebanyak 1 bungkus plastik sedang seberat 1,80 gram dan 6 bungkus plastik kecil seberat 0,60 gram. Pasal yang dipersangkakan yakni Pasal 114 ayat (1) Subs Pasal 112 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009.

Sedangkan Polsek Perdagangan berhasil mengungkap 2 kasus dengan 2 orang tersangka. Barang bukti berupa 1 bungkus plastik klip kecil diduga sabu dan pasal yang dipersangkakan yakni Pasal 112 ayat (1) Subs Pasal 114 UU Nomor 35 Tahun 2009. Sementara untuk kepemilikan barang bukti berupa 118 bungkus kecil koran diduga berisi daun ganja kering, 2 bungkus plastik gula diduga berisikan daun ganja kering, 2 bungkus besar dari koran diduga daun ganja kering, 1 bungkus plastik diduga batang ganja, 1 bungkus plastik kecil diduga biji ganja, 1 buah hekter, 1 kotak anak hekter, 2 bungkus plastik klip diduga sabu, 1 bungkus plastik klip besar diduga sabu, 2 buah pipet, 1 buah alat isap terbuat dari botol cap kaki tiga, 1 bungkus kertas tictak, 1 buah kuali besi besar tempat menyimpan daun ganja kering dan 1 unit Blackbery warna hitam, dipersangkakan dengan Pasal 111 ayat  (1) dan Pasal 112 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009.

Penulis: zai. Editor: aan.