HETANEWS.COM

Dihipnotis OTK, Warga Gang Tangki Kehilangan Sepeda Motor

Lesni ketika diperiksa di ruangan penyidik Polres Siantar. (foto/res)

Siantar, hetanews.com - Mengaku telah dihipnotis oleh orang tak dikenal (OTK), Lesni Helena Marbun (34) harus kehilangan sepeda motor Yamaha Mio di Jalan Merdeka, Kelurahan Proklamasi, Kecamatan Siantar Barat.

Dari peristiwa yang dialaminya tersebut, hingga sekarang Lesni berusaha mencari sepeda motor dengan nomor polisi (nopol) BK 5938 WAF yang telah dibawa kabur oleh OTK.

Akibat kejadian itu, Lesni yang tertera tinggal di Jalan Tangki Gang Horas, Kelurahan Nagapita, Kecamatan Siantar Martoba ini, melaporkan kejadian tersebut ke Polres Siantar. 

Lesni menjelaskan, awal kejadian yang menimpa dirinya, pada saat dirinya (Lesni) hendak berbelanja di sebuah pusat perbelanjaan yakni, Siantar Plaza dengan mengendarai sepeda motor nya, pada Minggu (21/1/2018). 

"Waktu saya sudah sampai di Siantar Plaza, memarkirkan sepeda motor. Kemudian datang seorang pria yang tidak saya kenal menepuk pundak saya dan dia meminta tolong agar diantarkan ke rumah temannya, di Jalan Rajawali," kata Lesni saat berada di Polres Siantar, Senin (22/1/2018).

Kemudian setelah di tepuk pundaknya, Lesni langsung menuruti perintah pelaku dan mengantarkan pelaku menuju ke Jalan Rajawali, ke rumah temannya.

“Tapi waktu mengantarkan ke rumah temannya itu, bukan saya yang bawa sepeda motornya tapi dia (pelaku), aku diboncengnya," ungkap Lesni. 

Masih kata Lesni, di tengah jalan, tiba-tiba pelaku memberhentikan sepeda motor dan dirinya isuruh turun. "Katanya dia mau pergi sebentar menjumpai temannya di rumah," ujar korban.

Setelah sepeda motornya tidak kunjung kembali, Lesni baru menyadarinya kalau sebenarnya dia telah terkena hipnotis, sehingga kendaraan roda 2 miliknya dibawa kabur. 

"Sudah saya cari ke sana kemari, tapi tidak ketemu juga, makanya membuat laporan ke Polres Siantar," ucap Lesni sembari meninggalkan wartawan.

Terkait hal itu, Humas Polres Siantar, Iptu Resbon Gultom, membenarkan kejadian tersebut dan korban juga telah membuat laporan. "Laporannya sudah kita terima dari korban dan untuk sekarang, kasus tersebut masih dalam lidik kita," tuturnya.

Penulis: res. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan