HETANEWS

Gelapkan Rp 15 Juta Lebih, Ini Ancaman Hukuman Supir PT Indo Rasa Prima Abadi

Terdakwa Mul digiring petugas J Siallagan usai dituntut 3 tahun. (foto/ayu)

Simalungun, hetanews.com - Jaksa David L Sipayung, menuntut terdakwa Muliadi Saragih alias Mul (30), warga Jalan Medan Km 7, Kelurahan Tambun Nabolon, Kecamatan Siantar Martoba, dengan pidana penjara selama 3 tahun, di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Senin (22/1/2018).

Terdakwa yang sudah bekerja selama 3 tahun sebagai supir di  PT Indo Rasa Prima Abadi, terbukti menggelapkan uang hasil penjualan sebesar Rp 15.755.500 dan dipersalahkan jaksa melanggar pasal 372 KUHP. 

Terungkap di persidangan, terdakwa sebagai supir, bertugas mengantarkan barang orderan berupa jenis mie ke berbagai toko sesuai orderan dari sales. Juga mengurus uang hasil penjualan untuk selanjutnya disetor kepada bendahara.

Tapi faktanya, terdakwa tidak menyetorkan uang hasil penjualan. Terdakwa mengakui uang tersebut sudah habis dipergunakan untuk keperluan sehari-hari. 

Perbuatan itu dilakukan terdakwa, pada Kamis, 27 Juli 2017 sekira pukul 16.00 WIB, di gudang PT Indo Rasa Prima Abadi yang berlokasi di Jalan Hok Salamuddin, Nagori Siantar Estate, Kecamatan Siantar.

Atas ancaman 3 tahun itu, terakwa secara lisan memohon keringanan hukuman kepada majelis hakim.  

Untuk mendengarkan pembacaan vonis, majelis hakim pimpinan A Hadi Nasution, menunda persidangan hingga Senin mendatang. Persidangan dibantu panitera, Hisar Simarmata.

Penulis: ay. Editor: gun.