HETANEWS

Ini Ultimatum dari Megawati Soekarnoputri Jika Djarot-Sihar Kalah pada Pilkada Sumut

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri (kiri) berfoto bersama bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut Djarot Saiful Hidayat (kanan) dan Sihar Sitorus (tengah) usai menyerahkan berkas rekomendasi di kantor DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, 7 Januari 2018. ANTARA FOTO/Tempo.com

Medan, hetanews.com - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri kepengin mesin politik bergerak memenangkan Djarot Saiful Hidayat dan Sihar Sitorus, pada Pilgub Sumut.

"Ibu Megawati menegaskan semua pengurus partai harus memenangkan Djarot-Sihar. Diminta seluruh partai dan kader bekerja. Bila di wilayahnya kalah sanksi dipecat," ujar Wakil DPD PDIP Sumut, Hendry Jhon Hutagalung kepada Tribun-Medan.com, di Danau Toba Hotel, Sabtu (20/1/2018).

Megawati Soekarno Putri memberikan sambutan selama satu jam dihadapan para kader PDIP.

Tapi, Rapat Kerja Daerah (Rakerda) tertutup internal partai. Seluruh wartawan yang meliput tak mendapat akses meliput.

Hendry Jhon menambahkan, Megawati tidak ingin pengurus partai berleha-leha. Bahkan, seluruh Ketua, Sekretaris dan Pengurus DPC harus bergerak cepat serta membentuk relawan-relawan. Lebih lanjut, Megawati mendeklarasikan Djarot-Sihar.

"Sanksi akan dipecat bila kalah, tak ada alasan harus menang. Artinya mesin politik jalan. Kemudian Ibu Megawati deklarasi relawan dukung Djarot-Sihar," katanya.

Rakerda PDIP Sumut dilaksanakan di Hotel Danau Toba Hotel.

Rapat dihadiri, seluruh pengurus partai di DPC, DPD serta seluruh anggota DPRD kabupaten/kota maupun provinsi. Rencananya rapat selesai pada malam hari.

Ketua DPRD Kota Medan ini akan memimpin pemetaan dan menentukan skenario politik.

Ia juga sudah membentuk dua relawan untuk memenangkan Djarot-Sihar. Setiap wilayah ataupun lingkungan akan ada orang yang bertanggungjawab memenangkan.

"Saya bentuk relawan komunitas bela rakyat untuk Djarot-Sihar dan kawanan Djarot-Sihar. Kami minta TNI netral sampai ke Babinsa," ungkapnya.

Sumber: tribunnews.com

Editor: gun.