HETANEWS

Warga Kota Pinang Ditangkap saat Pasang Tratak

Tersangka Arif saat diamankan polisi. (foto/fendi)

Labuhanbatu, hetanews.com - Arif Budiman (AB) alias Arif (18), dijemput anggota Unit Reskrim Polsek Kota Pinang saat bekerja membuka tratak, di Jalan Kampung Jawa, Kelurahan Kota Pinang, Kecamatan Kota Pinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Kamis (18/1/2018).

Pelaku tak bisa berkelit dan hanya pasrah saat petugas Kepolisian, menunjukkan bukti-bukti keterlibatannya membobol rumah warga, sesuai laporan korbannya, Gusmiarti Piliang alias Yati (39) berdasarkan laporan polisi LP/03/I/2018/SPKT/SU/LBS/Sek Kota Pinang, 6 Januari 2018.

Usai diamankan, pria yang tak memiliki pekerjaan tetap yang juga warga Kampung Makmur, Kelurahan Kota Pinang, Kecamatan Kota Pinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) langsung digelandang ke Mapolsek guna penyidikan lebih lanjut.

Penangkapan terhadap AB ini terjadi setelah Yati, membuat laporan ke Polsek Kota Pinang, rumahnya dibobol maling, pada Sabtu (6/1/2018) sekira pukul 04.00 WIB. 

Dari peristiwa itu, korban kehilangan barang berharga seperti, handphone (HP) Samsung J2, dan Nokia, 1 buah ATM Mandiri, KTP atas nama Gusmiarti, 2 buah kartu BPJS, uang tunai di dalam dompet sebesar Rp 600 ribu dan uang di kartu ATM sebanyak Rp 2 juta yang diambil tersangka dari ATM korban.

Saat melakukan penyelidikan, polisi menemukan titik terang, bahwa pelaku pembobol rumah korban tak lain adalah tetangga sendiri. 

Berdasarkan informasi dari masyarakat, pelaku sedang bekerja membuka tratak di Jalan Kampung Kawa, Kelurahan Kota Pinang. Berbekal informasi itu, unit Timsus Labusel beserta anggota Reskrim Polsek Kota Pinang segera menuju ke lokasi keberadaan pelaku. 

"Sesampainya di lokasi, pelaku sedang bekerja membuka tratak dan personel langsung mengamankannya. Setelah dilakukan interogasi, pelaku membenarkan, bahwasanya dia yang telah melakukan pencurian tersebut," ujar Kapolres Labuhanbatu, AKBP Frido Situmorang melalui Kapolsek Kota Pinang, Kompol SM Sitanggang, Jumat (19/1/2018).

Saat diinterogasi, pelaku memberi tau bahwa kartu ATM korban, dibuangnya di seng depan warung lontong, Jalan Sudirman dan dompet dibuangnya, di perumahan penduduk di Kampung Makmur. 

"Saat ini barang bukti yang sudah ditemukan yaitu 1 unit HP yang berada dalam penguasaannya serta artu ATM dan dompet. Sementara 1 unit HP lainnya masih dalam pencarian," pungkasnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dilakukan penyidikan dan langsung dijebloskan ke dalam sel tahanan.

Penulis: fendi. Editor: gun.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.