HETANEWS

Sebelum Ditangkap di Hotel Kurnia, Istri Apin Lehu Tabrak Penunggang Sepeda Motor Hingga Tewas

Mobil yang dikendarai Fia Rahmadani saat menabrak pengendara sepeda motor. (foto/zai)

Simalungun, hetanews.com - Sebelum ditangkap dari Hotel Kurnia, di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), ternyata istri 'big bos' narkoba asal Siantar, Arifin (41) alias Apin Lehu, yakni Fia Rahmadani, warga Jalan KF Tandean Gang Hidayah 02 Lingkungan III, Kota Tebingtinggi, menabrak seorang penunggang sepeda motor hingga tewas.

Menurut data yang dihimpun dari Kasat Lantas Polres Simalungun, AKP Hendri ND Barus, aksi laka istri Apin Lehu  terpidana dengan hukuman 8 tahun penjara itu, terjadi di Jalan Siantar-Medan Km 15-16, Nagori Dolok Kahean, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun, Selasa (5/12/2017) lalu.

Sepeda motor korban yang ditabrak Fia Rahmadani saat masih dilokasi kejadian. (foto/zai)

Korban tewas, diketahui bernama Hanafi Batubara (46), warga Jalan Langkat Nomor 25 B, Kelurahan Martoba, Kota Siantar.

Sebelumnya korban sempat dilarikan guna dirawat di Puskesmas Serbelawan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun. Dalam perjalanan, korban keburu menghembuskan nafasnya yang terakhir.

Korban tewas, ditabrak pelaku menggunakan mobil mini bus Honda jenis BRV dengan nomor polisi (nopol) BK 1164 NL. Sementara korban tewas menunggang sepeda motor jenis Yamaha NMAX dengan nomor polisi BK 3035 WAF. Laka lantas itu sesuai dengan laporan polisi: LP/0205/0222/XII/2017 tanggal 5/12/2017.

Kartu Tanda Penduduk milik Fia Rahmadani.

Sayangnya, kasus laka lantas istri dari Apin Lehu warga Jalan HOS Cokroaminoto, Kota Siantar itu hingga berita ini dilansir ke meja redaksi, pada Jumat (19/1/2018), belum terungkap, apakah pasca laka itu terjadi, pelaku melarikan diri atau tidak.

Penulis: zai. Editor: gun.
Komentar 1
  • Silvia Chuby
    Berarti memang benar lah uang yang ngatur pejabat negara. Masak bisa pula dihotel ternyata belum ada separuh hukuman dijalani. Mana keadilan negara ini. Si apin lehu itu binatang. Jadi kalo seperti ini siapa yang disalahkan? Penjara itu neraka buat napi yanh tidak ad duit tapi surga buat yang berduit. Segalanya bisa dibeli dengan duit si apin lehu. Mau brapa korban lagi yang harus ditumbalkan ai lehu??