Siantar, hetanews.com - Humas Pengadilan Negeri (PN) Siantar, Simon Charles Pangihutan Sitorus tak ingin berkomentar terkait diadukannya 3 oknum hakim, di lembaga peradilan itu ke Mahkamah Agung (MA) dan Komisi Yudisial (KY).

Ditemui di PN Siantar, Jalan Sudirman, Siantar Barat, Kamis (18/1/2018), Simon menolak menanggapi pengaduan yang dilayangkan oleh pengacara Sepriandi Saragih.

Sepriandi sebelumnya mengadukan tiga hakim diantaranya, Fitra Dewi Nasution (hakim ketua), Fhytta Imelda Sipayung dan Simon Charles Pangihutan Sitorus, keduanya merupakan hakim anggota.

Mereka diadukan perihal perkara vonis bebas terdakwa Mangara Tua Siahaan atas kasus pembunuhan balita berumur 2,5 tahun, Julio Sinaga, beberapa waktu lalu.

"Hak mereka itu lae (mengadukan). Gak usah ditanggapi, hak masyarakat itu,"kata Simon kepada hetanews.

Saat disinggung, bahwa salah satu nama yang turut dalam pengaduan Sepriandi, Simon tetap mengatakan hal yang sama. Dirinya mengaku baru mengetahui hal tersebut dari awak media.

"Gak masalah itu. Hak mereka itu lae. Baru ini aku tau, ini dari lae," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, 3 Hakim PN Siantar resmi dilaporkan ke KY dan MA. Ketiganya yang memvonis bebas terdakwa perkara pembunuhan balita dilaporkan atas dugaan pelanggaran kode etik dan perilaku hakim.

Baca Juga : Buntut dari Vonis Bebas Mangara, 3 Hakim PN Siantar Diadukan ke MA dan Komisi Yudisial

Baca Juga : Terdakwa Pembunuh Bayi Julio Dibebaskan Hakim, Polres Siantar Tetap Yakin Mangara Pelakunya

Baca Juga : Terdakwa Pembunuh Bayi Julio Dibebaskan Hakim, Keluarga Peluk dan Tangisi Mangara Tua

Baca Juga : Vonis Bebas Terdakwa Kasus Bunuh Bayi, Ini Karir Hakim Fitra Dewi Nasution dan Harta Kekayaannya

Baca Juga : Menganiaya Bayi dengan Sangat Keji, Mangara Tua Diancam 15 Tahun Penjara

Adapun para pengadil meja hijau menangani perkara yang teregister di nomor perkara 176/pid.sus/2017/pn pms, yakni Fitra Dewi Nasution (hakim ketua), Fhytta Imelda Sipayung dan Simon Charles Pangihutan Sitorus, keduanya merupakan hakim anggota.

"Yang kami laporkan majelis hakim atas putusannya yang membebaskan terdakwa Mangara Tua Siahaan yang didakwa oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) atas kematian anak berumur 2.5 tahun," tulis Sepriandi Saragih selaku kuasa hukum korban.

Diberitakan sebelumnya, terdakwa kasus pembunuhan bayi bernama Julio Sinaga, Mangara Tua Siahaan divonis bebas pada 13 Desember 2017. Vonis bebas dinilai berbanding terbalik dengan tuntutan 15 tahun penjara oleh jaksa penuntut umum.